3 Tips Gus Baha untuk Hilangkan Dorongan Ingin Bermaksiat
Muhajirin
Rabu, 30 November 2022 - 14:49 WIB
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha (foto: NU Online)
Maksiatterlihat indah di mata manusia. Itu yang membuat manusia memiliki dorongan untuk bermaksiat, padahal maksiat dilarang oleh Allah Ta’ala. Pada saat itu, mata dan hati mendapat ujian yang berat. Rintangan mesti dilalui agar mata dan hati bisa diarahkan mencari ridha Allah.
Ulama asal Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha, menegaskan, maksiat lahir dari syahwat. Maka, tugas manusia adalah mengubah syahwat itu agar bisa condong pada kebaikan.
Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk melatih mata dan hati agar condong kepada kebaikan. Di antaranya membayangkan rasa takut kepada Allah seperti takut akan gempa bumi atau bencana lain. Dengan begitu, syahwat untuk bermaksiat bisa hilang. Ini merupakan analogi Imam Al-Ghazali yang disampaikan Gus Baha.
Baca Juga: Gus Baha: Bencana Alam Belum Tentu Azab, Bisa Jadi Penghapus Dosa
Berikut ini tiga cara agar mata dan hati manusia condong kepada kebaikan:
Ulama asal Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha, menegaskan, maksiat lahir dari syahwat. Maka, tugas manusia adalah mengubah syahwat itu agar bisa condong pada kebaikan.
Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk melatih mata dan hati agar condong kepada kebaikan. Di antaranya membayangkan rasa takut kepada Allah seperti takut akan gempa bumi atau bencana lain. Dengan begitu, syahwat untuk bermaksiat bisa hilang. Ini merupakan analogi Imam Al-Ghazali yang disampaikan Gus Baha.
Baca Juga: Gus Baha: Bencana Alam Belum Tentu Azab, Bisa Jadi Penghapus Dosa
Berikut ini tiga cara agar mata dan hati manusia condong kepada kebaikan: