Digemari Anak Muda, Wakaf di Indonesia Sudah Jadi Gaya Hidup
Muhajirin
Rabu, 07 Desember 2022 - 22:51 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Ketua Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI), Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA , mengungkapkan fakta menarik terkaitperwakafan di Indonesia. Dia menyebut, perwakafan di Indonesia saat ini sudah menjadi gaya hidup dan digemari anak muda.
“Perwakafan Indonesia sudah mulai naik, karena tingkat literasinya sudah mulai naik. Kesadaran sudah mulai muncul ditandai dengan keterlibatan komunitas digital. Layanan perwakafan kita harus melekat digital culture,” kata Mohammad Nuh di Hotel Gran Melia Jakarta, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).
Peningkatan aktivitas wakaf tersebut ditandai dengan segmen wakif (orang yang berwakaf) yang semakin luas. Nuh mengatakan, dulu wakaf hanya dilakukan oleh orang tua yang sudah sepuh. Namun, wakaf saat ini sudah digemari juga oleh anak-anak muda.
Baca Juga: Ketua BWI: Universitas Top Dunia Kokoh di Atas Sistem Wakaf
“Yang berwakaf sudah lintas usia. Dulu orang tua yang berwakaf, sekarang enggak. Di dunia kampus sudah jadi lifestyle. Kalau belum berwakaf harus berwakaf supaya tidak ketinggalan. Itu tanda perwakafan tumbuh dengan baik,” ujar Nuh.
“Perwakafan Indonesia sudah mulai naik, karena tingkat literasinya sudah mulai naik. Kesadaran sudah mulai muncul ditandai dengan keterlibatan komunitas digital. Layanan perwakafan kita harus melekat digital culture,” kata Mohammad Nuh di Hotel Gran Melia Jakarta, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).
Peningkatan aktivitas wakaf tersebut ditandai dengan segmen wakif (orang yang berwakaf) yang semakin luas. Nuh mengatakan, dulu wakaf hanya dilakukan oleh orang tua yang sudah sepuh. Namun, wakaf saat ini sudah digemari juga oleh anak-anak muda.
Baca Juga: Ketua BWI: Universitas Top Dunia Kokoh di Atas Sistem Wakaf
“Yang berwakaf sudah lintas usia. Dulu orang tua yang berwakaf, sekarang enggak. Di dunia kampus sudah jadi lifestyle. Kalau belum berwakaf harus berwakaf supaya tidak ketinggalan. Itu tanda perwakafan tumbuh dengan baik,” ujar Nuh.