Pramono Anung Minta ASN Jaga Netralitas Jelang Tahun Politik
Hasanah syakim
Senin, 19 Desember 2022 - 18:55 WIB
Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung (foto: setkab)
Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengingatkan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama di lingkungan Sekretariat Kabinet (Setkab) untuk menjaga netralitas jelang tahun politik.
Menurut Pramono Anung, hal tersebut mengingat Indonesia saat ini akan menyambut pesta demokrasi dan menggelar Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.
"Sebagai orang yang bekerja di kantor utamanya Presiden, yang sehari-hari memberikan pelayanan kepada Presiden maka Saudara sebagai ASN harus betul-betul menjaga netralitas,” ujar Parmono Anung Senin (19/12/2022).
Baca juga:ICW Duga KPU Lakukan Kecurangan saat Verifikasi Faktual Parpol
Lebih lanjut, Pramono Anung mengingatkan agar pejabat/pegawai di lingkungan Setkab tidak terlibat dalam politik praktis. Dia juga menegaskan komitmennya, untuk memberikan kebebasan kepada seluruh jajaran Setkab.
“Walaupun saya ini latar belakangnya orang parpol (partai politik) tetapi saya sudah membuktikan lima periode yang lalu, bahwa sama sekali saya tidak pernah menggunakan pengaruh saya untuk mempengaruhi Saudara-saudara sekalian," ujarnya.
"Saya memberikan betul-betul kebebasan kepada Sekretariat Kabinet untuk memilih siapa pun, baik itu sebagai presiden, anggota legislatif, pilkada, dan seterusnya,” tegasnya.
Menurut Pramono Anung, hal tersebut mengingat Indonesia saat ini akan menyambut pesta demokrasi dan menggelar Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.
"Sebagai orang yang bekerja di kantor utamanya Presiden, yang sehari-hari memberikan pelayanan kepada Presiden maka Saudara sebagai ASN harus betul-betul menjaga netralitas,” ujar Parmono Anung Senin (19/12/2022).
Baca juga:ICW Duga KPU Lakukan Kecurangan saat Verifikasi Faktual Parpol
Lebih lanjut, Pramono Anung mengingatkan agar pejabat/pegawai di lingkungan Setkab tidak terlibat dalam politik praktis. Dia juga menegaskan komitmennya, untuk memberikan kebebasan kepada seluruh jajaran Setkab.
“Walaupun saya ini latar belakangnya orang parpol (partai politik) tetapi saya sudah membuktikan lima periode yang lalu, bahwa sama sekali saya tidak pernah menggunakan pengaruh saya untuk mempengaruhi Saudara-saudara sekalian," ujarnya.
"Saya memberikan betul-betul kebebasan kepada Sekretariat Kabinet untuk memilih siapa pun, baik itu sebagai presiden, anggota legislatif, pilkada, dan seterusnya,” tegasnya.