Ekopesantren, Langkah Nyata Pesantren Selamatkan Lingkungan
Muhajirin
Rabu, 21 Desember 2022 - 22:15 WIB
Santriwati Ponpes Nurul Haramain Lombok diajarkan membibit tanaman untuk menyelamatkan lingkungan (Dok Ponpes Nurul Haramain)
Ketua Dewan Pimpinan Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati), Ismid Hadad, menilai pondok pesantren memiliki peran besar untuk melestarikan lingkungan. Selain memiliki pengaruh di tengah masyarakat, banyak pesantren yang memiliki program Ekopesantren.
“Ekopesantren, apa dan bagaimana umat Islam serta umat Islam di pedesaan di kota-kota untuk melakukan upaya pelestarian alam. Eko kependekan dari ekologi, jadi ekologinya pesantren,” kata Ismid di Gedung Cyber Universitas Nasional (Unas), Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2022).
Ekopesantren merupakan istilah baru yang dilabelkan kepada pesantren yang peduli terhadap aksi-aksi lingkungan. Program ekopesantren sudah dimulai sejak 2008. Ada lebih dari 28 ribu pesantren dengan sekira lima juta santri di Indonesia.
Baca Juga: Krisis Iklim Kian Parah, Umat Islam Harus Bagaimana?
Tentu saja sebagai lembaga pendidikan dan kaderisasi umat Islam, pesantren merupakan sumber potensial gerakan perubahan dalam Islam. Pesantren mengemban tugas penting dalam mendemonstrasikan keharmonisan lingkungan, khususnya di bidang pendidikan.
“Ekopesantren, apa dan bagaimana umat Islam serta umat Islam di pedesaan di kota-kota untuk melakukan upaya pelestarian alam. Eko kependekan dari ekologi, jadi ekologinya pesantren,” kata Ismid di Gedung Cyber Universitas Nasional (Unas), Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2022).
Ekopesantren merupakan istilah baru yang dilabelkan kepada pesantren yang peduli terhadap aksi-aksi lingkungan. Program ekopesantren sudah dimulai sejak 2008. Ada lebih dari 28 ribu pesantren dengan sekira lima juta santri di Indonesia.
Baca Juga: Krisis Iklim Kian Parah, Umat Islam Harus Bagaimana?
Tentu saja sebagai lembaga pendidikan dan kaderisasi umat Islam, pesantren merupakan sumber potensial gerakan perubahan dalam Islam. Pesantren mengemban tugas penting dalam mendemonstrasikan keharmonisan lingkungan, khususnya di bidang pendidikan.