DMI: Masjid Sebagai Benteng Pertahanan Umat Harus Dioptimalkan
Andi Muhammad
Kamis, 22 Desember 2022 - 21:05 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bidang Kerjasama Antar Lembaga, H.M Natsir Zubaidi mengungkapkan bahwa masjid sebagai ‘benteng umat Islam’ hendaknya dapat mengoptimalkan peranannya.
Oleh karena itu, kata dia, penting halnya untuk memakmurkan masjid dengan kajian-kajian keislaman. Selain sebagai sarana ibadah umat muslim.
"Secara garis besar masjid memiliki fungsi multi dimensional sebagai tempat ibadah, pembinaan ukhuwah islamiyah, taklim dan dakwah, dan muamalah (pembinaan umat dalam arti luas)," kata Zubaidi kepada Langit7.id, Kamis (22/12/2022).
Baca Juga:Mengunjungi Grande Mosquee de Paris, Masjid Raya Hadiah untuk Pejuang Muslim
Menurut dia, pengurus masjid beserta jajarannya harus memiliki wawasan yang luas dan komprehensif. Sebab tantangan yang dihadapi oleh umat kedepannya kian kompleks.
Maka itu, lanjut Zubaidi, perlu adanya pembinaan manajemen yang baik masjid guna meningkatkan komptensi para pengurus ataupun pengelola masjid. Baik dalam mengelola masjid secara fisik dan keilmuan.
"Pengelola atau manajer masjid harus memiliki kemampuan managerial skill dan technical skill baik dalam pengelolaan bangunan fisik masjid. Juga pembinaan non fisik yang wilayahnya cukup luas seperti pengaturan takmir, pendidikan dan dakwah, dan muamalah," jelasnya.
Oleh karena itu, kata dia, penting halnya untuk memakmurkan masjid dengan kajian-kajian keislaman. Selain sebagai sarana ibadah umat muslim.
"Secara garis besar masjid memiliki fungsi multi dimensional sebagai tempat ibadah, pembinaan ukhuwah islamiyah, taklim dan dakwah, dan muamalah (pembinaan umat dalam arti luas)," kata Zubaidi kepada Langit7.id, Kamis (22/12/2022).
Baca Juga:Mengunjungi Grande Mosquee de Paris, Masjid Raya Hadiah untuk Pejuang Muslim
Menurut dia, pengurus masjid beserta jajarannya harus memiliki wawasan yang luas dan komprehensif. Sebab tantangan yang dihadapi oleh umat kedepannya kian kompleks.
Maka itu, lanjut Zubaidi, perlu adanya pembinaan manajemen yang baik masjid guna meningkatkan komptensi para pengurus ataupun pengelola masjid. Baik dalam mengelola masjid secara fisik dan keilmuan.
"Pengelola atau manajer masjid harus memiliki kemampuan managerial skill dan technical skill baik dalam pengelolaan bangunan fisik masjid. Juga pembinaan non fisik yang wilayahnya cukup luas seperti pengaturan takmir, pendidikan dan dakwah, dan muamalah," jelasnya.