LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bidang Kerjasama Antar Lembaga, H.M Natsir Zubaidi mengungkapkan bahwa masjid sebagai ‘benteng umat Islam’ hendaknya dapat mengoptimalkan peranannya.
Oleh karena itu, kata dia, penting halnya untuk memakmurkan masjid dengan kajian-kajian keislaman. Selain sebagai sarana ibadah umat muslim.
"Secara garis besar masjid memiliki fungsi multi dimensional sebagai tempat ibadah, pembinaan ukhuwah islamiyah, taklim dan dakwah, dan muamalah (pembinaan umat dalam arti luas)," kata Zubaidi kepada
Langit7.id, Kamis (22/12/2022).
Baca Juga: Mengunjungi Grande Mosquee de Paris, Masjid Raya Hadiah untuk Pejuang MuslimMenurut dia, pengurus masjid beserta jajarannya harus memiliki wawasan yang luas dan komprehensif. Sebab tantangan yang dihadapi oleh umat kedepannya kian kompleks.
Maka itu, lanjut Zubaidi, perlu adanya pembinaan manajemen yang baik masjid guna meningkatkan komptensi para pengurus ataupun pengelola masjid. Baik dalam mengelola masjid secara fisik dan keilmuan.
"Pengelola atau manajer masjid harus memiliki kemampuan
managerial skill dan
technical skill baik dalam pengelolaan bangunan fisik masjid. Juga pembinaan non fisik yang wilayahnya cukup luas seperti pengaturan takmir, pendidikan dan dakwah, dan muamalah," jelasnya.
Zubaidi berharap, dengan adanya pemberlakuan pembinaan manajemen yang baik, masjid mampu menjadi institusi dakwah di masa depan, yang digawangi oleh para pengurus dan pengelola dengan kompetensi memadai.
"Dengan demikian, pengurus masjid maupun Pengurus Dewan Masjid memiliki wawasan yang luas dan dapat mengantisipasi tantangan yang dihadapi oleh umat dan bangsa kita," ujarnya.
Baca Juga: Rumah Zakat Bangun Masjid Darurat untuk Penyintas Gempa Cianjur(zhd)