Fahruddin Faiz: Guru yang Baik Harus Selalu Jadi Murid
Muhajirin
Kamis, 29 Desember 2022 - 04:00 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Gurumemiliki definisi yang sangat luas. Guru merupakan sosok yang diberi anugerah oleh Allah keahlian dalam satu bidang ilmu. Dari keahlian tersebut, guru memiliki amanah atau tanggungjawab mengajarkan kepada siapapun.
Pakar Filsafat Islam dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr Fahruddin Faiz, mencontohkan seorang ibu dalam rumah tangga. Seorang ibu diberi ilmu pengasuhan oleh Allah. Maka, dia memiliki peran sebagai ibu sekaligus guru bagi anak-anaknya.
“Bentuk ilmu apapun seperti ilmu seorang ibu yakni ilmu kepengasuhan anak, maka dia bertanggung jawab di balik anugerah itu ada amanat untuk mengajarkannya,” kata Fahruddin dalam webinar yang digelar Pandi Institute, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Fahruddin Faiz: Guru Tak Sekadar Informan tapi Harus Jadi Teladan
Konsep tersebut berlaku bagi siapa saja. Jika mendapat anugerah ilmu, maka tidak boleh digunakan untuk kesenangan diri sendiri. Di balik anugerah ilmu ada amanah untuk mengajar. Tak mesti ilmu yang didapat melalui lembaga pendidikan formal, bisa juga dari pengalaman hidup.
Pakar Filsafat Islam dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr Fahruddin Faiz, mencontohkan seorang ibu dalam rumah tangga. Seorang ibu diberi ilmu pengasuhan oleh Allah. Maka, dia memiliki peran sebagai ibu sekaligus guru bagi anak-anaknya.
“Bentuk ilmu apapun seperti ilmu seorang ibu yakni ilmu kepengasuhan anak, maka dia bertanggung jawab di balik anugerah itu ada amanat untuk mengajarkannya,” kata Fahruddin dalam webinar yang digelar Pandi Institute, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Fahruddin Faiz: Guru Tak Sekadar Informan tapi Harus Jadi Teladan
Konsep tersebut berlaku bagi siapa saja. Jika mendapat anugerah ilmu, maka tidak boleh digunakan untuk kesenangan diri sendiri. Di balik anugerah ilmu ada amanah untuk mengajar. Tak mesti ilmu yang didapat melalui lembaga pendidikan formal, bisa juga dari pengalaman hidup.