Pohon Sahabi, Tempat Berteduh Rasulullah yang Masih Ada Hingga Kini
Muhajirin
Selasa, 03 Januari 2023 - 14:25 WIB
Pohon Sahabi di Yordania (foto: Bayt Al-Fann)
Pohon Sahabi merupakan pohon besar yang tumbuh dengan rimbun dan kokoh di Yordania. Pohon yang berjarak 150 km dari Ibu Kota Amman itu selalu menjadi perhatian wisatawan dari seluruh dunia, terkhusus umat Islam.
Pohon besar ini diyakini pernah menjadi tempat berteduh Nabi Muhammad SAW. Di bawah pohon itu pula Muhammad kecil pernah bertemu dengan seorang pendeta Nasrani bernama Bahira. Saat itu, Muhammad kecil tengah dalam perjalanan dagang bersama sang paman, Abu Thalib, ke Syam.
Orang Arab menamai pohon itu dengan Al Buqayawiyya yang berarti pohon yang diberkahi. Banyak orang menyebutnya satu-satunya Pohon Sahabi yang masih hidup. Jenis Pohon Sahabi adalah pohon Pistachio Atlantik yang terletak di Gurun Utara Yordania, di jalur perdagangan lama antara Mekkah dan Damaskus. Dahulu kafilah dagang biasa bepergian melalui rute ini.
Baca Juga: Kisah Halimah As-Sadiyah, Rasakan Berkah karena Susui Nabi SAW
“Nabi Muhammad SAW adalah seorang anak laki-laki berusia 9 atau 11 tahun ketika dia bepergian dengan kafilah, dengan Pamannya Abu Thalib menuju Suriah untuk berdagang,” tulis akun twitter @BaytAlFan.
Pohon besar ini diyakini pernah menjadi tempat berteduh Nabi Muhammad SAW. Di bawah pohon itu pula Muhammad kecil pernah bertemu dengan seorang pendeta Nasrani bernama Bahira. Saat itu, Muhammad kecil tengah dalam perjalanan dagang bersama sang paman, Abu Thalib, ke Syam.
Orang Arab menamai pohon itu dengan Al Buqayawiyya yang berarti pohon yang diberkahi. Banyak orang menyebutnya satu-satunya Pohon Sahabi yang masih hidup. Jenis Pohon Sahabi adalah pohon Pistachio Atlantik yang terletak di Gurun Utara Yordania, di jalur perdagangan lama antara Mekkah dan Damaskus. Dahulu kafilah dagang biasa bepergian melalui rute ini.
Baca Juga: Kisah Halimah As-Sadiyah, Rasakan Berkah karena Susui Nabi SAW
“Nabi Muhammad SAW adalah seorang anak laki-laki berusia 9 atau 11 tahun ketika dia bepergian dengan kafilah, dengan Pamannya Abu Thalib menuju Suriah untuk berdagang,” tulis akun twitter @BaytAlFan.