Respons Kebijakan Bobby Nasution, Pengamat: LGBT Itu Penyakit
Andi Muhammad
Kamis, 05 Januari 2023 - 21:05 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio menilai bahwa kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) merupakan sebuah penyakit. Akan tetapi berbagai pihak berpendapat bahwa LGBT adalah Hak Asasi Manuia (HAM), tidak boleh didiskriminasikan.
Hal tersebut dia ungkapkan merespons kebijakan Wali Kota Medan, Bobby Nasution bahwa Kota Medan harus bersih dari gerakan LGBT.
"LGBT itu menurut saya penyakit, tapi kalau kita cegah itu ada hak asasi karena PBB mengizinkan, menikah pun beberapa negara sudah mengizinkan apalagi cuma tidak menikah," kata dia kepada Langit7.id, Kamis (5/1/2023).
Menurut Agus, langkah atau kebijakan yang akan diambil oleh Bobby Nasution akan menghadapi berbagai macam risiko. Sebab hal tersebut akan berhadapan dengan kelompok penegak Hak Asasi Manusia.
Baca Juga:CGS: Gerakan Feminis Mereduksi Nilai Agama dalam Perundangan Indonesia
"Kalau dia ambil kebijakan melarang, artinya dia akan berhadapan dengan para aktivis HAM dan LGBT yang sudah meluas karena itu penyakit," tutur Agus.
"Kalau dia tidak melarang, dia akan berhadapan dengan kaum agama, kaum moralis," imbuhnya.
Hal tersebut dia ungkapkan merespons kebijakan Wali Kota Medan, Bobby Nasution bahwa Kota Medan harus bersih dari gerakan LGBT.
"LGBT itu menurut saya penyakit, tapi kalau kita cegah itu ada hak asasi karena PBB mengizinkan, menikah pun beberapa negara sudah mengizinkan apalagi cuma tidak menikah," kata dia kepada Langit7.id, Kamis (5/1/2023).
Menurut Agus, langkah atau kebijakan yang akan diambil oleh Bobby Nasution akan menghadapi berbagai macam risiko. Sebab hal tersebut akan berhadapan dengan kelompok penegak Hak Asasi Manusia.
Baca Juga:CGS: Gerakan Feminis Mereduksi Nilai Agama dalam Perundangan Indonesia
"Kalau dia ambil kebijakan melarang, artinya dia akan berhadapan dengan para aktivis HAM dan LGBT yang sudah meluas karena itu penyakit," tutur Agus.
"Kalau dia tidak melarang, dia akan berhadapan dengan kaum agama, kaum moralis," imbuhnya.