Qailulah, Anjuran Rasulullah yang Manfaatnya Terbukti Secara Ilmiah
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 09 Januari 2023 - 14:00 WIB
Ilustrasi tidur siang sekejap atau qailulah. Foto: LANGIT7/iStock
Studi ilmiah membuktikan bahwa tidur siang mengandung manfaat luar biasa, di antaranya membuat lebih bahagia dan produktif.
Menariknya, Islam menganjurkan umatnya untuk tidur siang sebagai bagian dari anjurandandipraktikkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasalam. Dalam literatur Islam, tidur siang digambarkan dengan kataqailulah.
Baca juga: Studi: Tidur Siang Singkat Buat Anda Lebih Bahagia dan Produktif
Dokter, ahli herbal dan pemerhati Thibbun Nabawi, dr Agus Ramhadi, M. Biomed., M.A, dalam buku "Kitab Pedoman Pengobatan Nabi-Konsep Sehat berdasarkan hadits dan medits" menjelaskan tidur siang sangat dianjurkan dalam Islam. Meski begitu, praktik tidur siang bervariasi sesuai budaya di seluruh dunia.
"Para pakar neuroscience menganjurkan seseorang untuk tidur siang bagi yang memiliki masalah kehilangan respons tidur siang, kurangnya persiapan tidur siang, dan tidur siang untuk mendapatkan relaksasi," kata dr Agus dalam buku tersebut.
Dalam perspektif Islam, kata "tidur" disebutkan lebih dari 10 kali dalam Al Quran, di antaranya:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖ مَنَامُكُمْ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاۤؤُكُمْ مِّنْ فَضْلِهٖۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّسْمَعُوْنَ
Menariknya, Islam menganjurkan umatnya untuk tidur siang sebagai bagian dari anjurandandipraktikkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasalam. Dalam literatur Islam, tidur siang digambarkan dengan kataqailulah.
Baca juga: Studi: Tidur Siang Singkat Buat Anda Lebih Bahagia dan Produktif
Dokter, ahli herbal dan pemerhati Thibbun Nabawi, dr Agus Ramhadi, M. Biomed., M.A, dalam buku "Kitab Pedoman Pengobatan Nabi-Konsep Sehat berdasarkan hadits dan medits" menjelaskan tidur siang sangat dianjurkan dalam Islam. Meski begitu, praktik tidur siang bervariasi sesuai budaya di seluruh dunia.
"Para pakar neuroscience menganjurkan seseorang untuk tidur siang bagi yang memiliki masalah kehilangan respons tidur siang, kurangnya persiapan tidur siang, dan tidur siang untuk mendapatkan relaksasi," kata dr Agus dalam buku tersebut.
Dalam perspektif Islam, kata "tidur" disebutkan lebih dari 10 kali dalam Al Quran, di antaranya:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖ مَنَامُكُمْ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاۤؤُكُمْ مِّنْ فَضْلِهٖۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّسْمَعُوْنَ