Di dalam Islam, ada waktu-waktu yang dianjurkan untuk tidur karena mengandung fadilah kesehatan. Namun ada pula waktu yang dilarang atau dihindari karena berdampak buruk, baik secara spiritual maupun kesehatan.
Salah satu solusi mengembalikan energi dalam tubuh dengan tidur siang sejenak. Jeda kecil selama 20 hingga 40 menit bisa merevitalisasi indra dan mengembalikan fokus serta konsentrasi Anda ke jalur yang benar.
Menariknya, Islam menganjurkan umatnya untuk tidur siang sebagai bagian dari anjuran dan dipraktikkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasalam. Dalam literatur Islam, tidur siang digambarkan dengan kata qailulah.
Menurut Psikolog Universitas Hertfordshire, Richard Wiseman, tidur siang tersebut berdurasi setengah jam atau kurang dari itu. Sementara tidur lebih dari 30 menit akan membuat efek positifnya berhenti.
Umat Islam dianjurkan tidur di waktu siang hari. Amalan ini disebut qailulah atau beristirahat dalam waktu singkat, namun memiliki kualitas dan bermanfaat.
Dokter Medis, Jefry Albari Tribowo mengatakan, tidur siang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh selain mengurangi rasa kantuk yang tak tertahankan.
Tidur siang merupakan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Seorang muslim dianjurkan beristirahat sejenak di sela-sela aktivitasnya saat siang hari.
Tanda kekuasaan Allah yang sangat dekat dengan kehidupan manusia adalah pergantian siang dan malam. Salah satu ayat yang menyinggungnya adalah Al-Furqan: 61.
Tidur siang memiliki manfaat yang baik bagi tubuh, bahkan dianjurkan Rasulullah. Sebab tidur siang ini bisa mengisi tenaga dan membuat kita lebih semangat.