Waktu Tidur Siang saat Puasa Ramadhan supaya Bernilai Ibadah
mahmuda attar husseinJum'at, 08 April 2022 - 10:45 WIB
Ilustrasi tidur siang saat berpuasa. (Foto: iStock).
LANGIT7.ID, Jakarta - Tidur siang merupakan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Seorang muslim dianjurkan beristirahat sejenak di sela-sela aktivitasnya saat siang hari.
Dalam sebuah hadist dari Anas, dikatakan bahwa Nabi Muhammad bersabda, "Qailulah-lah (istirahat sianglah) kalian, sesungguhnya setan-setan itu tidak pernah istirahat siang."
Tidur siang disebut juga Qoilulah. Saat puasa Ramadhan, seorang muslim masih boleh tidur siang, meskipun sangat disayangkan bila momen ini tak dipakai untuk banyak beribadah.
Namun tidur siang bukan lah masalah karena kebutuhan tubuh untuk beristirahat. Selain itu aktivitas ini tidak sampai membatalkan puasa.
Dokter Zaidul Akbar menjelaskan, waktu terbaik untuk tidur siang ialah sebelum atau sesudah dzuhur. Sementara durasinya tak perlu lama, berkisar 15-30 menit.
"Misalkan dhuhur itu jam 12, tidurnya jam setengah 12. Setidaknya 15-30 menit maksimal tidak usah lama-lama," kata dr. Zaidul Akbar dalam kutipan videonya di YouTube dikutip Jumat (8/4/2022).
Sebagian ulama memang berbeda pendapat mengenai waktu tidur siang. Ada yang menyebut sebelum waktu dzuhur sebagian lagi menilai, bisa dilakukan setelahnya. Namun di luar perbedaan ini, tidur siang memang memiliki manfaat yang baik bagi tubuh selama tidak terlalu lama.
Dalam pandangan medis, tidur siang sebaiknya hanya selama 15-20 menit. Tujuannya hanya untuk mengisi tenaga setelah beraktivitas sejak pagi hari (subuh). Ketika bangun, tubuh tentu akan merasa lebih segar.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”