LANGIT7.ID, Jakarta -
Manfaat tidur siang ternyata baik bagi kesehatan. Anjuran Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam ini kerap diabaikan sebagian umat Islam.
Dalam sebuah hadist dari Anas, dikatakan bahwa Nabi Muhammad bersabda, "Qailulah-lah (istirahat sianglah) kalian, sesungguhnya setan-setan itu tidak pernah istirahat siang."
Selain mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, tidur siang ternyata memiliki segudang Kebaikan. Adapun manfaat tidur siang di antaranya membuat seseorang lebih fresh dalam menjalani aktivitasnya.
Baca Juga: Tahajud dan Shalat Subuh Bermanfaat Jaga KesehatanBerikut 5 manfaat tidur siang dikutip
unair.ac.id:
1. Meningkatkan konsentrasiSuatu riset menyebutkan bahwa tidur siang yang cukup dapat meningkatkan energi dan kelancaran aliran darah, termasuk di otak.
Orang yang tidur siang selama 15–30 menit, akan terlihat lebih segar, mudah fokus, dan produktif, daripada orang yang kelelahan saat bekerja.
2. Memperbaiki suasana hatiTidur siang juga baik untuk memperbaiki suasana hati. Jika Anda sedang merasa stres, cemas, atau gelisah, cobalah untuk melakukan relaksasi dengan tidur siang sejenak.
3. Meningkatkan daya ingatManfaat tidur siang diketahui baik untuk menambah energi dan kinerja otak. Suatu riset menyebutkan bahwa rutin tidur siang bisa bermanfaat untuk menambah daya ingat atau memori dan kemampuan untuk mengolah informasi atau mempelajari hal-hal baru.
Oleh karena itu, jika Anda ingin mempelajari atau menghafal materi, sebaiknya dilakukan setelah tidur siang. Hal ini mampu membuat Anda lebih fokus dan mudah mengingatnya.
4. Menurunkan tekanan darahSelain kebiasaan merokok dan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung garam, stres dan kelelahan juga bisa meningkatkan risiko terjadinya hipertensi atau tekanan darah tinggi.
5. Menambah jam tidurSebagian orang mungkin bekerja secara shift atau jadwal yang bergantian, sehingga kurang tidur di malam hari. Untuk mencukupi waktu tidur tersebut, tidur siang bisa menjadi pilihan.
Untuk orang yang sulit tidur di malam hari karena kesibukan tertentu, pembagian waktu tidur menjadi 1–1,5 jam di siang hari dan sekitar 6 jam di malam hari, bisa menjadi pilihan. Pola tidur ini dinamakan tidur bifasik.
(bal)