Kisah Tiko Merawat Ibunya yang Depresi Layaknya Uwais Al Qarni
Fajar adhitya
Rabu, 11 Januari 2023 - 19:30 WIB
Tiko (kiri) berjuang merawat ibunya (kanan) yang mengalami depresi. (Foto: Tangkapan Layar/YouTube Bang brew TV)
Kisah seorang pemuda bernama Tiko merawat ibunya, Eny sukaesih yang depresi menyita perhatian publik. Diketahui, Tiko dengan sabar merawat ibunya di sebuah rumah mewah yang terbengkalai.
Pemuda itu tinggal bersama ibunya di dalam rumah tanpa air dan listrik selama 12 tahun dan hanya mengandalkan penerangan lilin serta air hujan untuk keperluan sehari-hari. Tindakan Tiko mendapat apresiasi warganet setelah video tentangnya viral di media sosial.
Pemuda bernama lengkap Pulung Mustika Abima itu sejak kecil merawat ibunya yang depresi setelah Eny ditinggal suaminya pada 2010 silam. Berdasarkan cerita Tiko pada kanal Youtube Ale Coward, dikutip Rabu (11/1/2023), sang Ayah pergi meninggalkan mereka berdua sejak Tiko masih duduk di bangku kelas 6 SD.
Baca Juga:Kisah Sukses Alvin Noor, Alumni Pesantren yang Raih Beasiswa S2 dan S3
Apa yang dilakukan Tiko merupakan salah satu wujud dari birrul waliday atau berbakti kepada kedua orang tua. Islam menganjurkan seorang anak berbakti kepada orang tua dalam kondisi apapun sepanjang tidak ada yang menyalahi syariat agama.
Dalam buku Keutamaan Birrul Walidayn, Hikmah di Balik Kisah Orang yang Berbakti Kepada Orang tua karya Ibrahim Al-Hazimy (Qisthi Press: 2005), dijelaskan bahwa berbakti kepada orang tua akan mengantarkan anak ke surga.
Ibnu Umar pernah berkata kepada seseorang, “Apakah engkau takut masuk neraka dan ingin masuk surga?”. Lalu dijawab, “Tentu”.
Pemuda itu tinggal bersama ibunya di dalam rumah tanpa air dan listrik selama 12 tahun dan hanya mengandalkan penerangan lilin serta air hujan untuk keperluan sehari-hari. Tindakan Tiko mendapat apresiasi warganet setelah video tentangnya viral di media sosial.
Pemuda bernama lengkap Pulung Mustika Abima itu sejak kecil merawat ibunya yang depresi setelah Eny ditinggal suaminya pada 2010 silam. Berdasarkan cerita Tiko pada kanal Youtube Ale Coward, dikutip Rabu (11/1/2023), sang Ayah pergi meninggalkan mereka berdua sejak Tiko masih duduk di bangku kelas 6 SD.
Baca Juga:Kisah Sukses Alvin Noor, Alumni Pesantren yang Raih Beasiswa S2 dan S3
Apa yang dilakukan Tiko merupakan salah satu wujud dari birrul waliday atau berbakti kepada kedua orang tua. Islam menganjurkan seorang anak berbakti kepada orang tua dalam kondisi apapun sepanjang tidak ada yang menyalahi syariat agama.
Dalam buku Keutamaan Birrul Walidayn, Hikmah di Balik Kisah Orang yang Berbakti Kepada Orang tua karya Ibrahim Al-Hazimy (Qisthi Press: 2005), dijelaskan bahwa berbakti kepada orang tua akan mengantarkan anak ke surga.
Ibnu Umar pernah berkata kepada seseorang, “Apakah engkau takut masuk neraka dan ingin masuk surga?”. Lalu dijawab, “Tentu”.