Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home sosok muslim detail berita

Kisah Sukses Alvin Noor, Alumni Pesantren yang Raih Beasiswa S2 dan S3

arif purniawan Selasa, 10 Januari 2023 - 21:33 WIB
Kisah Sukses Alvin Noor, Alumni Pesantren yang Raih Beasiswa S2 dan S3
Alvin Noor (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Alvin Noor Sahab merupakan mahasiswa berbakat yang memiliki kemampuan akademik diatas rata-rata. Sejak S2 hingga saat ini S3, Alvin selalu mendapat beasiswa. Pendidikan S3-nya di UIN Walisongo Semarang didapat dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)-Kementerian Agama.

Alvin sudah pandai sejak kecil. Bahkan, usai lulus sekolah dasar diterima di salah satu SMP favorit tanpa tes.

Tetapi orang tuanya tidak memberi izin untuk melanjutkan ke SMP favorit, tapi Alvin dimasukkan ke pesantren. Dari yang sebelumnya tinggal di kompleks perumahan, Beringin Asri Raya No 792 RT 01 RW 12 Ngaliyan, Kota Semarang, kini tinggal di Pesantren Futuhiyyah Mranggen, Kabupaten Demak.

Baca juga: Tak Hanya Imam Shamsi Ali, Ini Dai Indonesia yang Aktif Berdakwah di AS

Alvin mematuhi perintah orang tuanya. Ia memulai kehidupan remaja dan tinggal di pesantren bukanlah hal yang mudah. Di pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak, Alvin diajarkan untuk menjadi orang yang lebih bertanggung jawab kepada diri sendiri, orang lain, dan agama.

Dirinya harus bisa membagi waktu untuk menyelesaikan semua tugas dan kewajiban sekolah formal dan sekolah diniyah di pesantren. Selama enam tahun lamanya, Alvin dapat menamatkan sekolah formal di MTs Futuhiyyah 01 dan MA Futuhiyyah 01 pada tahun 2012.

Setelah lulus dari pesantren dirinya melanjutkan S1 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selama menjadi mahasiswa Alvin tidak hidup di kos, melainkan menjadi marbot Masjid Al-Huda Janti Baru,demi meringankan biaya hidup dengan tidak membayar kos bulanan.

Selain menjadi marbot masjid, malam harinya Alvin mengajar ibu-ibu lansia membaca al-Qur’an, setelah itu dilanjutkan menjaga warnet hingga pukul 03.00 WIB dan hari Ahad pagi sampai siang jualan es teh di Sunmor (pasar dadakan yang berlokasi di sekitar kampus Universitas Gadjah Mada).

Di sela-sela kesibukan menjadi marbot masjid dan bekerja, Alvin masih aktif mengikuti organisasi seperti Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Alumni Futuhiyyah (Imafta) Yogyakarta, IKANMAS (Ikatan Mahasiswa Semarang (Ikanmas), IKPM JATENG, JFB (Jogja Folding Bike), dll.

Padatnya kegiatan tidak menjadikan Alvin terlena dalam akademik, dengan manajemen waktu yang baik, Alvin membuktikan bahwa sebagai seorang aktivis tidak akan pernah lupa dengan tugas utamanya, yakni kuliah. Alvin dapat menyelesaikan S1 di UIN Sunan Kalijaga dengan waktu 3 tahun 5 bulan dengan IPK 3,70 (Cumlaude).

Alvin memiliki cita-cita ingin menjadi profesor di usia muda. Maka dari itu Alvin memberanikan diri untuk mendaftar S2 melalui beasiswa LPDP Kementerian Keuangan pada 2017.

Baca juga: Kisah KH Chudlori, Pilih Beli Gamelan Demi Kerukunan Warga

Sebelum mendaftar tentu Alvin melakukan riset kecil mulai dari bertanya kepada para awardee LPDP, membuat proposal tesis, konsultasi dengan beberapa dosen di UIN Sunan Kalijaga, dan tes toefl.

Tahapan saat mendaftar LPDP mulai dari seleksi administrasi, FGD, Essay on the Spot, dan wawancara dilewatinya hingga akhirnya dinyatakan lolos sebagai awardee LPDP di UIN Syarif Hidayatullah.
Memulai hidup baru di Ibukota Jakarta tentu tidak mudah. Beasiswa LPDP inilah menjawab kegelisahan Alvin saat di Jakarta. Mulai biaya kampus sudah dibayarkan semua sampai lulus, mendapat uang bulanan, uang buku, dana penelitian, dan lain-lain.

Tugas Alvin adalah hanya belajar dan belajar, maka dia mempunyai target selama kuliah S2 harus memiliki karya ilmiah, menguasai beberapa soft skill (desain grafis, fotografer, videografer, dan lain-lain).
Selama kuliah S2 di UIN Syarif Hidayatullah, Alvin telah menerbitkan 15 Artikel terindexs Sinta, 1 Scopus Q2, 1 Novel, 1 Buku Ilmiah on process, dan 1 Scopus Q1 on process 2023.

Di sela-sela kesibukannya belajar dan menulis, Alvin juga diberikan amanah sebagai pengurus pusat Majelis Ulama Indonesia di Lembaga Pentashih Buku dan Konten Keislaman (LPBKI) dan Pengelola Jurnal Indo-Islamika UIN Syarif Hidayatullah.

Sebagai anak muda yang masih lajang, Alvin menyadari bahwa pendidikan formal tidaklah cukup hanya dengan S2 (Magister), maka dari itu Alvin mendaftar S3 BIB LPDP-Kemenag dengan penuh keyakinan, doa, dan juga usaha yang sudah dipersiapkan mulai syarat TOEFL, surat rekomendasi, proposal disertasi.

Baca juga: Kisah Gus Dur Diprotes Sejumlah Kiai Usai Cabut Tap MPR soal PKI

Selain itu telah lolos seleksi administrasi, tes skolastik, dan tes wawancara hingga dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa S3 BIB LPDP-Kemenag di UIN Walisongo Semarang.

Alvin berpesan untuk adik-adik yang masih di pesantren, sebagai alumni pesantren, jangan ada kata pesimis, buktikan bahwa kalian mampu dan layak menjadi salah satu penerima beasiswa pendidikan di dalam negeri maupun luar negeri.

“Persiapkan semaksimal mungkin khususnya bahasa asing (Arab dan Inggris). Dengan persiapan yang matang, Insyaallah pasti ada jalan untuk mencari ilmu,” ujarnya dikutip dari NU Online Jateng.

“Karena mencari ilmu tidak akan pernah membuatmu menjadi miskin. Yakinlah bahwa Allah SWT selalu memberikan kemudahan bagi hamba-Nya dalam mencari ilmu. Salam sukses untuk semua santri Indonesia,” ujarnya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)