Liga Italia
Soal Kasus Pemalsuan Nilai Transfer, Juventus Dihukum Pengurangan 15 Poin
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 21 Januari 2023 - 10:30 WIB
Presiden Juventus Andrea Agnelli (tengah) bersama wakil presiden Pavel Nedved (kanan) dan CEO Maurizio Arrivabene (kiri). (Foto: Football Italia)
Kontestan Liga Italia, resmi Juventus dihukum pengurangan 15 poin. Sanksi itu diberikan kepada Bianconeridalam kasus pemalsuan nilai transfer dan keuntungan modal.
Dilansir ANSA dari Football Italia, Sabtu (21/1/2023), Jaksa FIGC Giuseppe Chine meminta Pengadilan Banding Federal untuk membuka kembali proses terhadap Juventus. Menyusul pengungkapan baru dari investigasi Prisma, yang menganalisis praktik keuangan klub baru-baru ini dan dugaan pembayaran rahasia pemain yang disetujui selama tahap awal pandemi Covid-19.
Pengadilan Banding Federal telah menerima kasus Chine dan membuka kembali proses olahraga melawan Juventus dan direktur eksekutif mereka. Hal ini untuk membersihkan klub lain yang terlibat, termasuk Sampdoria, Empoli, Genoa, Parma, Pisa, Pescara, Pro Vercelli dan Novara.
Baca Juga:Diduga Terlibat Pemalsuan Laporan Keuangan, Semua Direksi Juventus Mundur
Chine telah meminta pengurangan sembilan poin untuk Juventus serta skorsing untuk Andrea Agnelli, Fabio Paratici, Federico Cherubini dan dewan direksi lainnya. Pengadilan Banding Federal memutuskan memberikan Bianconeri penalti 15 poin dan menempatkan mereka pada 22 poin di liga.
Sanksi ini tidak terkait dengan investigasi Prisma atau pemeriksaannya atas dugaan perjanjian pembayaran rahasia antara klub dan pemainnya selama tahap awal pandemi Covid-19.
Juventus dapat mengajukan banding atas keputusan ini ke Collegio di Garanzia dello Sport di CONI. Alasan di balik keputusan ini akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang.
Dilansir ANSA dari Football Italia, Sabtu (21/1/2023), Jaksa FIGC Giuseppe Chine meminta Pengadilan Banding Federal untuk membuka kembali proses terhadap Juventus. Menyusul pengungkapan baru dari investigasi Prisma, yang menganalisis praktik keuangan klub baru-baru ini dan dugaan pembayaran rahasia pemain yang disetujui selama tahap awal pandemi Covid-19.
Pengadilan Banding Federal telah menerima kasus Chine dan membuka kembali proses olahraga melawan Juventus dan direktur eksekutif mereka. Hal ini untuk membersihkan klub lain yang terlibat, termasuk Sampdoria, Empoli, Genoa, Parma, Pisa, Pescara, Pro Vercelli dan Novara.
Baca Juga:Diduga Terlibat Pemalsuan Laporan Keuangan, Semua Direksi Juventus Mundur
Chine telah meminta pengurangan sembilan poin untuk Juventus serta skorsing untuk Andrea Agnelli, Fabio Paratici, Federico Cherubini dan dewan direksi lainnya. Pengadilan Banding Federal memutuskan memberikan Bianconeri penalti 15 poin dan menempatkan mereka pada 22 poin di liga.
Sanksi ini tidak terkait dengan investigasi Prisma atau pemeriksaannya atas dugaan perjanjian pembayaran rahasia antara klub dan pemainnya selama tahap awal pandemi Covid-19.
Juventus dapat mengajukan banding atas keputusan ini ke Collegio di Garanzia dello Sport di CONI. Alasan di balik keputusan ini akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang.