AQLIS dan GEMA Cita Beri Beasiswa Rp3,4 M untuk Anak TKI di Malaysia
Muhajirin
Jum'at, 03 Februari 2023 - 09:48 WIB
Kerja sama GEMA CITA dari AQLIS (foto: langit7.id)
AQL Islamic School (AQLIS) menggelontorkan dana beasiswa pendidikan sebesar Rp3,4 M untuk anak-anak TKI yang ada di Malaysia. Hal ini menjadi salah satu upaya AQLIS dalam mencerdaskan anak bangsa.
Program beasiswa tersebut terlaksana berkat kerjasama GEMA CITA (Generasi Maju Cinta Tanah Air), sebuah yayasan pendidikan yang bergerak secara mandiri dan inisiatif memulangkan anak-anak migran perkebunan sawit di Sabah, Sarawak dan tempat lainnya di Malaysia.
Menurut Direktur AQLIS, Edi Sutarto, AQLIS memiliki cita-cita mencerdaskan anak bangsa melalui kurikulum TSoL (The Secret of Luqman). Cita-cita tersebut senafas dengan misi yang tengah dijalankan GEMA CITA yang ingin memberikan pendidikan layak kepada anak-anak migran di Malaysia.
Baca Juga:Adabiyah School, Pelopor Pendidikan Madrasah di Indonesia
"Jika perlu, anak-anak ini (buruh migran) harus kita dorong kembali ke Sabah, namun bukan sebagai buruh lagi, melainkan sebagai pemilik dari lahan-lahan sawit yang ada di sana” ujar Edi Sutarto dalam keterangan resmi kepada Langit7, Kamis (2/2/2023).
Tahun ini, dana beasiswa senilai 3,4 Miliar rupiah tersebut akan diberikan kepadatujuh calon murid putri di SMP AQLIS 1 Bogor, dua murid putri di SMA AQLIS 1 Bogor,delapan murid putra di SMP AQLIS 2 Purwakarta, dandelapan murid putra di SMA AQLIS 2 Purwakarta.
Program beasiswa tersebut terlaksana berkat kerjasama GEMA CITA (Generasi Maju Cinta Tanah Air), sebuah yayasan pendidikan yang bergerak secara mandiri dan inisiatif memulangkan anak-anak migran perkebunan sawit di Sabah, Sarawak dan tempat lainnya di Malaysia.
Menurut Direktur AQLIS, Edi Sutarto, AQLIS memiliki cita-cita mencerdaskan anak bangsa melalui kurikulum TSoL (The Secret of Luqman). Cita-cita tersebut senafas dengan misi yang tengah dijalankan GEMA CITA yang ingin memberikan pendidikan layak kepada anak-anak migran di Malaysia.
Baca Juga:Adabiyah School, Pelopor Pendidikan Madrasah di Indonesia
"Jika perlu, anak-anak ini (buruh migran) harus kita dorong kembali ke Sabah, namun bukan sebagai buruh lagi, melainkan sebagai pemilik dari lahan-lahan sawit yang ada di sana” ujar Edi Sutarto dalam keterangan resmi kepada Langit7, Kamis (2/2/2023).
Tahun ini, dana beasiswa senilai 3,4 Miliar rupiah tersebut akan diberikan kepadatujuh calon murid putri di SMP AQLIS 1 Bogor, dua murid putri di SMA AQLIS 1 Bogor,delapan murid putra di SMP AQLIS 2 Purwakarta, dandelapan murid putra di SMA AQLIS 2 Purwakarta.