LANGIT7.ID, Jakarta - AQL Islamic School (AQLIS) menggelontorkan dana beasiswa
pendidikan sebesar Rp3,4 M untuk anak-anak TKI yang ada di Malaysia. Hal ini menjadi salah satu upaya AQLIS dalam mencerdaskan anak bangsa.
Program beasiswa tersebut terlaksana berkat kerjasama GEMA CITA (Generasi Maju Cinta Tanah Air), sebuah yayasan pendidikan yang bergerak secara mandiri dan inisiatif memulangkan anak-anak migran perkebunan sawit di Sabah, Sarawak dan tempat lainnya di Malaysia.
Menurut Direktur AQLIS, Edi Sutarto, AQLIS memiliki cita-cita mencerdaskan anak bangsa melalui kurikulum TSoL (
The Secret of Luqman). Cita-cita tersebut senafas dengan misi yang tengah dijalankan GEMA CITA yang ingin memberikan pendidikan layak kepada anak-anak migran di Malaysia.
Baca Juga: Adabiyah School, Pelopor Pendidikan Madrasah di Indonesia
"Jika perlu, anak-anak ini (buruh migran) harus kita dorong kembali ke Sabah, namun bukan sebagai buruh lagi, melainkan sebagai pemilik dari lahan-lahan sawit yang ada di sana” ujar Edi Sutarto dalam keterangan resmi kepada Langit7, Kamis (2/2/2023).
Tahun ini, dana beasiswa senilai 3,4 Miliar rupiah tersebut akan diberikan kepada tujuh calon murid putri di SMP AQLIS 1 Bogor, dua murid putri di SMA AQLIS 1 Bogor, delapan murid putra di SMP AQLIS 2 Purwakarta, dan delapan murid putra di SMA AQLIS 2 Purwakarta.
Humas GEMA CITA, Selfina Soraya, mengatakan, kerjasama tersebut merupakan langkah visioner untuk mendidik anak-anak migran di Malaysia untuk cinta Tanah Air. Dia berharap, tahun-tahun berikutnya program beasiswa tersebut bisa lebih meluas dan mencakup lebih banyak anak-anak migran lagi.
Baca Juga: Tips Cegah Penculikan Anak: Beri Pembekalan Hadapi Orang Asing“Kami (GEMA CITA) sangat mengapresiasi kepada langkah-langkah yang dilakukan AQLIS dalam menyambut program beasiswa ini. Ada sekitar seribuan lebih anak-anak yang akan lulus di tahun ini dan ini menjadi harapan baru bagi kami semua,” kata Selfina Soraya.
Sementara, Koordinator Kerjasama Bidang Pendidikan AQLIS, Sunarya Pasady, menjelaskan, salah satu tujuan program beasiswa tersebut untuk melahirkan pendidik-pendidik yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan Tanah Air.
Murid penerima beasiswa akan mendapatkan pendidikan seputar tadabur Al Qur’an dan ilmu sains di AQLIS. Setelah itu, mereka akan berkhidmat untuk kemajuan agama dan bangsa dari berbagai bidang, seperti pendidikan, sosial, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Saran Sosiolog Cegah Penculikan Anak, Orang Tua Harus Waspada“Kami optimis anak-anak ini mampu bersaing dan menorehkan prestasi yang gemilang di masa depannya nanti. Apalagi, AQLIS mengusung pendidikan berbasis riset dan tadabur Al Qur’an, sehingga tidak hanya berbudi pekerti sesuai Al Qur’an namun akan menjadi
problem solver bagi masyarakat di kehidupan nanti,” kata Sunarya.
(jqf)