Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 07 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Tips Cegah Penculikan Anak: Beri Pembekalan Hadapi Orang Asing

mahmuda attar hussein Jum'at, 03 Februari 2023 - 04:00 WIB
Tips Cegah Penculikan Anak: Beri Pembekalan Hadapi Orang Asing
Ilustrasi seorang ayah menggendong kedua anaknya. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Belakangan marak soal penculikan anak dengan menggunakan obat bius yang disebut terjadi di daerah Bekasi Utara. Dalam rekaman itu sang anak laki-laki dibius saat tengah bermain di halaman rumahnya.

Sontak video tersebut langsung ramai menjadi pembicaraan khalayak ramai. Pihak kepolisian telah menegaskan bahwa kabar penculikan yang menyebutkan penculikan itu terjadi di wilayah Bekasi adalah hoaks.

Menanggapi kabar soal penculikan tersebut, Psikolog UGM, Edilburga Wulan Saptandari mengatakan, ada bahaya yang dari sisi psikologi ketika anak menjadi korban penculikan.

Baca Juga: Saran Sosiolog Cegah Penculikan Anak, Orang Tua Harus Waspada

Menurutnya, penculikan bisa menjadi pengalaman traumatis bagi korban. Itu karena penculikan merupakan pengalaman tidak menyenangkan yang memunculkan perasaan tidak nyaman, syok, cemas, tidak berdaya, bahkan depresi.

"Penculikan ini menjadi traumatic event bagi anak. Terlebih bila korban penculikan mendapat mendapat perlakuan buruk dari pelaku," kata Edilburga dilansir dari laman UGM, Kamis (2/2/2023).

Adapun kekerasan dalam kejahatan bisa menjadi salah satu penyebab trauma. Sebaliknya, hal berbeda bila korban penculikan diperlakukan dengan baik.

Setidaknya ada beberapa tips dari Edilburga agar terhindar dari kasus penculikan anak:

1. Beri Anak Pembekalan

Orang tua harus membekali anak dengan pengetahuan ketika berhadapan dengan orang asing. Di antaranya tidak sembarangan berbicara, tidak mudah percaya, tidak mudah terbujuk dengan iming-iming pemberian orang lain, serta bisa menolak ajakan orang yang tidak dikenal.

2. Mekanisme Perlindungan

Orang tua juga perlu mengajari anak mereka dengan mekanisme melindungi diri, seperti belajar bela diri. Kemampuan ini akan sangat bermanfaat untuk memberikan anak keberanian memberontak ketika mendapat paksaan atau setidaknya bisa berani berteriak untuk mencari bantuan pertolongan.

"Beri pengertian saat meminta tolong pada orang berseragam seperti satpam atau karyawan toko yang besar kemungkinannya memberikan bantuan," ujarnya.

Baca Juga: 10 Keterampilan yang Wajib Dimiliki Generasi Stroberi

3. Kenali Identitas Diri

Selain itu, anak juga harus diajarkan untuk mengenali identitas diri. Termasuk mengingat namanya, nama orang tua, alamat rumah, serta nomor telepon orang tua.

4. Pastikan Anak Minta Izin

Dosen Fakultas Psikologi UGM ini juga mengatakan, anak-anak perlu dibiasakan untuk selalu minta izin kepada orang tua setiap melakukan aktivitasnya.

Selain sebagai bentuk pengawasan, meminta izin juga membantu anak dalam memahami hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

5. Literasi

Orang tua juga perlu memberikan literasi pada anak terkait keamanan dalam bermedia sosial. Berikan mereka pengertian untuk tidak membagikan informasi pribadi di media sosial.

"Kasus penculikan secara tidak langsung, tak jarang berawal dari media sosial atau bermain gim yang rentan terjadi. Terutama pada anak praremaja dan remaja, sehingga perlu diberikan pendidikan terkait keamanan siber," tambahnya.

Baca Juga:

Melatih Pola Pikir Anak agar Bertahan di Era Transformasi Digital

4 Penyebab Anak Jadi Generasi Stroberi, Pola Asuh Jadi Penting


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 07 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)