Cara Didik Anak agar Hilangkan Kebiasaan Suka Teriak
Muhajirin
Jum'at, 03 Februari 2023 - 10:40 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/Istock)
Kebiasaan berteriak kepada anak akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan mereka. Baik secara fisik maupun psikis. Satu teriakan merusak 10 ribu sel otak anak yang membuat anak lambat berpikir.
Secara psikis, teriakan akan membuat jarak antara orang tua dan anak. Anak bisa saja merasa takut untuk mendekat kepada orang tuanya. Anak juga bisa mengumpulkan ‘kekuatan' untuk melawan orang tua.
Pakar Pengasuhan Anak atau parenting, Ustaz Bendri Jaisyurrahman, mengatakan, setidaknya ada empat hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kebiasaan teriak kepada anak.
Baca Juga:Jangan Suka Teriak ke Anak, Bisa Rusak Otak dan Psikis
1. Kenali Diri
Orangtua harus memulai dengan merefleksikan diri sendiri dan mengidentifikasi penyebabteriakan tersebut. Bisa teriakan itu berasal dari masalah-masalah yang tengah dihadapi, seperti masalah di kantor atau masalah lain.
“Kenali diri ini penting supaya kita beranjak untuk memperbaiki diri. Ini adalah titik pertama dalam memaknai ilmu parenting. Maka, kita harus terus berusaha meningkatkan kualitas diri. Buat bagan khusus yang harus diperbaiki dalam kehidupan rumah tangga,” kata Ustaz Bendri dalam webinar Parenting yang diikuti Langit7.id, Kamis (2/2/2023).
Secara psikis, teriakan akan membuat jarak antara orang tua dan anak. Anak bisa saja merasa takut untuk mendekat kepada orang tuanya. Anak juga bisa mengumpulkan ‘kekuatan' untuk melawan orang tua.
Pakar Pengasuhan Anak atau parenting, Ustaz Bendri Jaisyurrahman, mengatakan, setidaknya ada empat hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kebiasaan teriak kepada anak.
Baca Juga:Jangan Suka Teriak ke Anak, Bisa Rusak Otak dan Psikis
1. Kenali Diri
Orangtua harus memulai dengan merefleksikan diri sendiri dan mengidentifikasi penyebabteriakan tersebut. Bisa teriakan itu berasal dari masalah-masalah yang tengah dihadapi, seperti masalah di kantor atau masalah lain.
“Kenali diri ini penting supaya kita beranjak untuk memperbaiki diri. Ini adalah titik pertama dalam memaknai ilmu parenting. Maka, kita harus terus berusaha meningkatkan kualitas diri. Buat bagan khusus yang harus diperbaiki dalam kehidupan rumah tangga,” kata Ustaz Bendri dalam webinar Parenting yang diikuti Langit7.id, Kamis (2/2/2023).