Memahami Esensi Zuhud, Tak Sekadar Menjauhi Dunia
Muhajirin
Selasa, 28 Februari 2023 - 12:00 WIB
Ilustrasi perilaku Zuhud (Foto: Langit7.id/Istock)
Zuhud merupakan sebuah konsep dalam Islam yang berbicara tentang nilai-nilai keikhlasan dan kesederhanaan hidup. Zuhud berarti menjauhi keinginan duniawi dan menempatkan Allah sebagai tujuan hidup utama.
Seseorang dikatakan zuhud jika mampu menjalani hidup dengan tidak terlalu memikirkan kebutuhan dan keinginan duniawi, namun lebih menekankan pada ibadah serta ketaatan pada Allah.
KH Hasan Abdullah Sahal menjelaskan, zuhud bukan berarti hidup miskin atau tidak memiliki apa-apa, tetapi lebih menekankan pada sikap dan pandangan hidup yang selalu mengarah pada kebahagiaan spiritual dan kebahagiaan akhirat.
Baca Juga:Waspada Bahaya Cinta Dunia, UAS: Coba Ambil Setengah Sayap Nyamuk
“Intinya adalah menghindari atau anti atau membentengi jiwa dan pribadi dari tamak dengan tauhid tawakal,” kata KH Hasan dalam tausiahnya yang ditayangkan Gontor tv, dikutip Sabtu (28/2/2023).
Menurut KH Sahal, zuhud cukup ada keinginan untuk membatasi diri dari keduniaan yang fana, dan pembentengan diri dari kemurahan duniawi. Zuhud bukan teori, tetapi praktik untuk hidup dalam kesederhanaan atau sekadarnya saja.
“Berangkat dari suci melangkah berjalan menuju menuju kepada Allah yang Maha Suci, hanya dengan cara melaksanakan tuntunan Allah yang kita namakan fitrah,” ujar KH Sahal.
Seseorang dikatakan zuhud jika mampu menjalani hidup dengan tidak terlalu memikirkan kebutuhan dan keinginan duniawi, namun lebih menekankan pada ibadah serta ketaatan pada Allah.
KH Hasan Abdullah Sahal menjelaskan, zuhud bukan berarti hidup miskin atau tidak memiliki apa-apa, tetapi lebih menekankan pada sikap dan pandangan hidup yang selalu mengarah pada kebahagiaan spiritual dan kebahagiaan akhirat.
Baca Juga:Waspada Bahaya Cinta Dunia, UAS: Coba Ambil Setengah Sayap Nyamuk
“Intinya adalah menghindari atau anti atau membentengi jiwa dan pribadi dari tamak dengan tauhid tawakal,” kata KH Hasan dalam tausiahnya yang ditayangkan Gontor tv, dikutip Sabtu (28/2/2023).
Menurut KH Sahal, zuhud cukup ada keinginan untuk membatasi diri dari keduniaan yang fana, dan pembentengan diri dari kemurahan duniawi. Zuhud bukan teori, tetapi praktik untuk hidup dalam kesederhanaan atau sekadarnya saja.
“Berangkat dari suci melangkah berjalan menuju menuju kepada Allah yang Maha Suci, hanya dengan cara melaksanakan tuntunan Allah yang kita namakan fitrah,” ujar KH Sahal.