home global news

Integrasi Kelembagaan Iptek ke Dalam BRIN Dinilai Gagal

Sabtu, 11 Februari 2023 - 19:00 WIB
Kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (foto: brin.go.id)
Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, menyebut integrasi kelembagaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tidak berhasil.

Format kelembagaan BRIN yang menggabungkan seluruh tugas seluruh tugas dan fungsi riset di kementerian dan lembaga (K/L) jauh dari harapan. BRIN yang diharapkan dapat menyinergikan kelembagaan riset dan teknologi yang berujung pada peningkatan kinerja invensi dan inovasi, ternyata sampai hari ini belum menghasilkan apa-apa.

“Harus diakui, integrasi kelembagaan IPTEK yang dimaknai dengan peleburan seluruh lembaga Litbang ke dalam BRIN, menjadi satu lembaga superbody yang sentralistik, menuai banyak pertentangan. Kalau tidak ingin dikatakan gagal,” kata Mulyanto melalui keterangan pers di Jakarta, Sabtu (11/2/2023).

Baca Juga:Legislator Pertanyakan Hilangnya Nama Habibie dari Lini Masa BRIN



Alih-alih terjadi proses konsolidasi menyeluruh, hal yang muncul justru kondisi transisional yang berkepanjangan. Baik dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM), organisasi, pendanaan dan anggaran riset, perencanaan program, peralatan dan ruang laboratorium, infrastruktur riset, aset, bahkan kursi dan ruang kerja (co-working space).

Menurut Mulyanto, hal itu disebabkan karena sejak awal proses pembentukan kelembagaan BRIN bertele-tele, menuai kontroversi, penuh risiko, menimbulkan banyak korban, dan inkonstitusional.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
teknologi ilmu pengetahuan brin mulyanto
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya