Kiprah Gus Yahya Rajut Perdamaian dari Tingkat Mushala hingga Diakui Dunia
Fajar adhitya
Rabu, 15 Februari 2023 - 04:00 WIB
Ketua PBNU Kiai Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mendapat anugerah Doktor Honoris Causa dari UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Foto: Twitter.
Ketua PBNU Kiai Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mendapat anugerah Doktor Honoris Causa dari UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Gus Yahya dinilai sangat berkontribusi dalam bidang kerukunan umat beragama skala nasional maupun global.
"Kiprah dan kontribusi beliau pada bidang kemanusiaan perdamaian dan dialog antariman beliau mulai sudah lama sekali terutama aktivitas beliau dengan kelompok berbagai macam agama dan ini bisa kita lihat faktanya ketika beliau menyelenggarakan R20 baik di Bali maupun di Yogyakarta," kata Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al Makin, Senin (15/2/2023).
Baca juga: Jokowi dan Gus Yahya Masuk 20 Besar 500 Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia
Menanggapi pengukuhannya, Gus Yahya mengatakan bahwa UIN Suka berjasa besar bagi Universitas Gadjah Mada (UGM), tempat Gus Yahya mengejar gelar sarjana. Pemberian gelar ini, kata Gus Yahya, menyelamatkan UGM dari kebakaran.
Pasalnya, mengutip perkataan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, “Ada dua orang yang baru bisa lulus kalau kampusnya dibakar, yang pertama Yahya Staquf dan Saifullah Yusuf”.
Namun, entah kenapa, katanya, Saifullah Yusuf bisa sampai lulus dari kampusnya dan berhak menyandang gelar doktorandus (drs). Sementara Gus Yahya sendiri tidak lulus dari kampusnya, UGM pada jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
"Kiprah dan kontribusi beliau pada bidang kemanusiaan perdamaian dan dialog antariman beliau mulai sudah lama sekali terutama aktivitas beliau dengan kelompok berbagai macam agama dan ini bisa kita lihat faktanya ketika beliau menyelenggarakan R20 baik di Bali maupun di Yogyakarta," kata Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al Makin, Senin (15/2/2023).
Baca juga: Jokowi dan Gus Yahya Masuk 20 Besar 500 Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia
Menanggapi pengukuhannya, Gus Yahya mengatakan bahwa UIN Suka berjasa besar bagi Universitas Gadjah Mada (UGM), tempat Gus Yahya mengejar gelar sarjana. Pemberian gelar ini, kata Gus Yahya, menyelamatkan UGM dari kebakaran.
Pasalnya, mengutip perkataan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, “Ada dua orang yang baru bisa lulus kalau kampusnya dibakar, yang pertama Yahya Staquf dan Saifullah Yusuf”.
Namun, entah kenapa, katanya, Saifullah Yusuf bisa sampai lulus dari kampusnya dan berhak menyandang gelar doktorandus (drs). Sementara Gus Yahya sendiri tidak lulus dari kampusnya, UGM pada jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.