home edukasi & pesantren

Efek Negatif Gawai terhadap Anak Harus Dicegah

Kamis, 16 Februari 2023 - 15:50 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Ketua Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI, Siti Ma’rifah, menilai penggunaangawaidi era digital 4,0 tidak lagi bisa dihindari. Oleh karena itu, segala bentuk perkembangan teknologi harus disikapi dengan bijak.

Menurut Siti Ma’rifah, digitalisasi memang memiliki manfaat, tapi di sisi lain semua informasi baik dan buruk bisa tersaji hanya dengan sentuhan tangan melalui gawai.Hal ini merupakan efek era keterbukaan informasi saat ini.

“KPRK MUI memandang perlunya perlindungan anak terhadap bahayanya penggunaan gawai agar bagaimana tontonan bisa menjadi tuntutan,” kata Siti Ma’rifah dalam Workshop Bijak Menggunakan Gadget Sejak Dini di Era Digital di Gedung MUI, Jakarta, dikutip Rabu (15/2/2023).

Baca Juga:Pakar: Lato-Lato Bisa Kurangi Ketergantungan Anak Main HP

Anak harus dicegah dari pengaruh negatif gawai karena banyak mengandung konten-konten berbau pornografi, kekerasan, hingga hoaks. Hal tersebut sangat berbahaya bagi generasi mendatang.

Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KAPI), 79% orang tua mengizinkan kepada anaknya untuk menggunakangawai selain untuk keperluan belajar. Hanya 21 persen orang tua yang melarang penggunaan gadget kecuali untuk belajar.

Sementara, catatan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) tentang dampak gadget menunjukkan jumlah kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO) di ranah publik mencapai 69 persen.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
gadget kecanduan gadget anak
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya