home global news

PKS Tolak Biaya Haji Rp49 Juta, Ini Alasannya

Kamis, 16 Februari 2023 - 20:30 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS, Bukhori Yusuf menolak Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2023 sebesar Rp49 juta. Biaya Haji yang baru disepakati DPR RI bersama pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) itu dinilai masih memberatkan masyarakat.

"Dengan mempertimbangkan rasa keadilan bagi jemaah haji yang sudah mendaftar dan mendapatkan nomor porsi, sebagian besar dari mereka adalah kalangan masyarakat kelas menengah bawah. Jika mereka terpaksa harus menambah jumlah pembayaran hingga dua kali lipat, maka akan sangat memberatkan jemaah," kata Bukhori dalam keterangannya, dikutip Kamis (16/2/2023).

Menurut Bukhori, biaya yang dibebankan langsung kepada jemaah sebesar Rp49.812.700,26, masih terlalu besar. Terlebih, beban masyarakat saat ini sangat berat.

Baca Juga:PKS: Biaya Haji 2023 Rp49 Juta Masih Mahal

"Biaya pelunasan bagi jamaah tahun 2023 sekitar 23,5 juta hampir sama dengan setoran awal 25 juta, sehingga akan tetap memberatkan bagi jamaah. Ini tentunya belum mencerminkan rasa keadilan bagi calon jemaah haji 2023," ujarnya.

Bukhori menyatakan, Fraksi PKS belum puas dengan kinerja Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) selama ini. Dia menilai kinerja BPKH masih jauh dari harapan.

"Hingga saat ini capaian dana manfaat rata-rata hanya menyentuh kisaran 3,5 hingga 7 persen per tahun. Padahal, biaya yang diperlukan setiap tahunnya lebih dari Rp9 triliun," ucap Bukhori.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
biaya haji pks komisi viii bukhori yusuf
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya