Marak Kasus Bullying, Ini Alasan Kenapa Anak Bisa Merundung
Muhajirin
Jum'at, 03 Maret 2023 - 08:46 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Perilaku intimidasi atau mem-bully seringkali dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kebutuhan dasar akan pengakuan, perhatian, dan persetujuan. Cara ini adalah upaya yang salah arah untuk meningkatkan popularitas dengan membuat orang lain terlihat kecil.
Pakar di bidang bullying Inggris, Elizabeth Nassem, mengatakan, jika anak-anak populer, mereka bisa mencapai rasa hormat, pengaruh, kekaguman dan kepemimpinan dari teman-temannya.Sayangnya, mereka mengorbankan anak-anak lain.
“Alasan lain anak muda menjadi pelaku intimidasi adalah karena mereka telah dianiaya, mengalami rasa malu, atau diintimidasi oleh teman sebaya, orang tua, atau saudara kandung. Mereka menggertak orang lain sebagai upaya untuk membalas dendam dan mendapatkan kembali rasa harga diri,” kata Elizabeth, dikutip laman The Conversation, Jumat (3/3/2023).
Baca Juga:Anak SD Bunuh Diri karena Dibully, Perundung Jangan Dianggap Sepele
Ada pula alasan sistemik mengapa anak muda melakukan bully. Bisa karena sekolah yang tidak mengawasi siswa secara memadai, juga memiliki praktik atau kebijakan yang mengecualikan anak muda dengan beragam kebutuhan. Hal itu dapat berkontribusi terhadap intimidasi.
“Ketika sistem mengecualikan atau mempermalukan anak muda, anak muda di dalam sistem lebih cenderung melakukan hal yang sama,” ujar Elizabeth.
Bullying Bisa Dilakukan Secara Terbuka dan Tersembunyi
Pakar di bidang bullying Inggris, Elizabeth Nassem, mengatakan, jika anak-anak populer, mereka bisa mencapai rasa hormat, pengaruh, kekaguman dan kepemimpinan dari teman-temannya.Sayangnya, mereka mengorbankan anak-anak lain.
“Alasan lain anak muda menjadi pelaku intimidasi adalah karena mereka telah dianiaya, mengalami rasa malu, atau diintimidasi oleh teman sebaya, orang tua, atau saudara kandung. Mereka menggertak orang lain sebagai upaya untuk membalas dendam dan mendapatkan kembali rasa harga diri,” kata Elizabeth, dikutip laman The Conversation, Jumat (3/3/2023).
Baca Juga:Anak SD Bunuh Diri karena Dibully, Perundung Jangan Dianggap Sepele
Ada pula alasan sistemik mengapa anak muda melakukan bully. Bisa karena sekolah yang tidak mengawasi siswa secara memadai, juga memiliki praktik atau kebijakan yang mengecualikan anak muda dengan beragam kebutuhan. Hal itu dapat berkontribusi terhadap intimidasi.
“Ketika sistem mengecualikan atau mempermalukan anak muda, anak muda di dalam sistem lebih cenderung melakukan hal yang sama,” ujar Elizabeth.
Bullying Bisa Dilakukan Secara Terbuka dan Tersembunyi