Nani Wijaya Tak Ingat Anak karena Demensia, Ini Keutamaan Berbakti kepada Orang Tua
Muhajirin
Selasa, 07 Maret 2023 - 09:00 WIB
Ilustrasi penderita demensia (Foto: Istimewa)
Aktris senior Nani Wijaya dikabarkan mengidap penyakit demensia. Penyakit itu membuat Nani sulit mengingat anak-anaknya. Saat ini, dia tengah dirawat secara intensif di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.
Aktris pemeran Emak di sitkom Bajaj Bajuri itu sempat mengalami sesak nafas hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Kabar tersebut disampaikan oleh salah satu anaknya, Cahya Kamila, saat menghadiri sebuah program televisi swasta.
“Sudah enggak ingat sama sekali. Makin ke sini, ingat. Dipancing, ingat. Nanti lama-lama semakin galak, lama-lama enggak kenal, lama-lama sudah ngelihat saja, lama-lama teriak-teriak kayak bayi,” kata Cahya.
Baca Juga:Peduli Risiko Demensia, Masjid di Luton Inggris Gelar Kampanye Edukasi
Lalu, apa ganjaran bagi anak yang merawat orang tuanya yang tengah sakit? Dalam ajaran Islam, merawat orang tua yang sedang sakit menjadi bakti seorang anak kepada tua. Tak sekadar itu saja, Allah Ta’ala juga menjanjikan pahala surga bagi anak yang sabar dan ikhlas merawat orang tua yang sedang sakit.
Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh merugi, sungguh merugi, sungguh merugi seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya sudah renta atau salah seorang dari kedua, namun tidak dapat membuatnya masuk surga.” (HR Muslim).
Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya), mengatakan ujian berupa orang tua yang sakit merupakan tangga kemuliaan bagi sang anak. Apalagi, jika anak sang anak bersungguh-sungguh mencari kesembuhan bagi ayah atau ibu yang sakit.
Aktris pemeran Emak di sitkom Bajaj Bajuri itu sempat mengalami sesak nafas hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Kabar tersebut disampaikan oleh salah satu anaknya, Cahya Kamila, saat menghadiri sebuah program televisi swasta.
“Sudah enggak ingat sama sekali. Makin ke sini, ingat. Dipancing, ingat. Nanti lama-lama semakin galak, lama-lama enggak kenal, lama-lama sudah ngelihat saja, lama-lama teriak-teriak kayak bayi,” kata Cahya.
Baca Juga:Peduli Risiko Demensia, Masjid di Luton Inggris Gelar Kampanye Edukasi
Lalu, apa ganjaran bagi anak yang merawat orang tuanya yang tengah sakit? Dalam ajaran Islam, merawat orang tua yang sedang sakit menjadi bakti seorang anak kepada tua. Tak sekadar itu saja, Allah Ta’ala juga menjanjikan pahala surga bagi anak yang sabar dan ikhlas merawat orang tua yang sedang sakit.
Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh merugi, sungguh merugi, sungguh merugi seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya sudah renta atau salah seorang dari kedua, namun tidak dapat membuatnya masuk surga.” (HR Muslim).
Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya), mengatakan ujian berupa orang tua yang sakit merupakan tangga kemuliaan bagi sang anak. Apalagi, jika anak sang anak bersungguh-sungguh mencari kesembuhan bagi ayah atau ibu yang sakit.