Peluang dan Tantangan Bisnis Syariah bagi Generasi Muda Islam
Muhajirin
Sabtu, 18 Maret 2023 - 16:01 WIB
Ilustrasi generasi muda yang tertarik dengan bisnis syariah. Foto: LANGIT7/iStock
Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim, Indonesia berpotensi besar untuk mengembangkan bisnis syariah. Bisnis syariah dapat didefinisikan sebagai bisnis yang mengikuti aturan-aturan syariah Islam dalam setiap tahapan transaksinya.
Hanya saja, masih banyak generasi muda muslim yang kurang paham mengenai cara bertransaksi bisnis sesuai dengan ajaran Islam. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis syariah bisa berkembang di Indonesia.
Baca juga: Bisnis Syariah Bukan Cuma Soal Untung, tapi Juga Implementasi Moral
“Peluang dan tantangan bisnis syariah bagi generasi muda Islam adalah tentang bagaimana mereka dapat memahami dan menerapkan transaksi bisnis sesuai dengan ajaran Islam,” kata Arwin dalam obrolan seputar Islam di kanal StArtFM, dikutip Sabtu (18/3/2023).
Dosen Manajemen Bisnis Syariah di Stain Madina ini, mengatakan, banyak generasi muda yang belum memahami cara mengelola bisnis agar sesuai dengan syariah.
Oleh karena itu, penting untuk memasukkan nilai-nilai Islam dalam setiap aspek bisnis, termasuk lembaga keuangan, agar generasi muda muslim bisa membangkitkan jiwa interferensif.
“Banyak remaja kurang memahami cara mengelola bisnis yang sesuai dengan syariah, sehingga membangkitkan jiwa interferensif bagi generasi muslim menjadi fokus utama lembaga keuangan Indonesia pada 2019-2024,” ucap Arwin.
Hanya saja, masih banyak generasi muda muslim yang kurang paham mengenai cara bertransaksi bisnis sesuai dengan ajaran Islam. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis syariah bisa berkembang di Indonesia.
Baca juga: Bisnis Syariah Bukan Cuma Soal Untung, tapi Juga Implementasi Moral
“Peluang dan tantangan bisnis syariah bagi generasi muda Islam adalah tentang bagaimana mereka dapat memahami dan menerapkan transaksi bisnis sesuai dengan ajaran Islam,” kata Arwin dalam obrolan seputar Islam di kanal StArtFM, dikutip Sabtu (18/3/2023).
Dosen Manajemen Bisnis Syariah di Stain Madina ini, mengatakan, banyak generasi muda yang belum memahami cara mengelola bisnis agar sesuai dengan syariah.
Oleh karena itu, penting untuk memasukkan nilai-nilai Islam dalam setiap aspek bisnis, termasuk lembaga keuangan, agar generasi muda muslim bisa membangkitkan jiwa interferensif.
“Banyak remaja kurang memahami cara mengelola bisnis yang sesuai dengan syariah, sehingga membangkitkan jiwa interferensif bagi generasi muslim menjadi fokus utama lembaga keuangan Indonesia pada 2019-2024,” ucap Arwin.