Cara Mendapatkan Sumber Kekuatan Jiwa
Muhajirin
Ahad, 19 Maret 2023 - 09:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Setiap manusia tidak mengetahui kapan kematian akan datang. Bekal terbaik saat ajal tiba adalah takwa. Maka untuk mendapatkan tingkatan takwa, maka seorang muslim memerlukan kekuatan jiwa.
Pimpinan AQL Islamic Center, KH Bachtiar Nasir atau yang akrab disapa UBN, mengungkapkan beberapa hal untuk mendapatkan kekuatan jiwa. Sebuah kekuatan yang menyelematkan Nabi Ibrahim AS dari panasnya api Raja Namrud.
Cara tersebut seperti tertuang dalam Surah Al-Ahzab ayat 1-3:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ ٱتَّقِ ٱللَّهَ وَلَا تُطِعِ ٱلْكَٰفِرِينَ وَٱلْمُنَٰفِقِينَ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا
وَٱتَّبِعْ مَا يُوحَىٰٓ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا
وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلً
“Wahai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah engkau menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui dan Mahabijaksana. Dan, ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Sesungguhnya, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan. Dan, bertakwalah kepada Allah dan cukuplah Allah sebagai pemelihara.”
Pimpinan AQL Islamic Center, KH Bachtiar Nasir atau yang akrab disapa UBN, mengungkapkan beberapa hal untuk mendapatkan kekuatan jiwa. Sebuah kekuatan yang menyelematkan Nabi Ibrahim AS dari panasnya api Raja Namrud.
Cara tersebut seperti tertuang dalam Surah Al-Ahzab ayat 1-3:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ ٱتَّقِ ٱللَّهَ وَلَا تُطِعِ ٱلْكَٰفِرِينَ وَٱلْمُنَٰفِقِينَ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا
وَٱتَّبِعْ مَا يُوحَىٰٓ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا
وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلً
“Wahai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah engkau menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui dan Mahabijaksana. Dan, ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Sesungguhnya, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan. Dan, bertakwalah kepada Allah dan cukuplah Allah sebagai pemelihara.”