home masjid

Ramai Isu Tuyul, MUI: Jangan Pergi ke Dukun

Rabu, 07 Juni 2023 - 13:00 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis
Akhir-akhir ini ramai perbincangan tentang kasus pencurian uang di Tasikmalaya, Jawa Barat yang diklaim merupakan tindakan jin tuyul. Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan dan tak perlu pergi ke dukun.

Allah SWT telah melarang manusia untuk mempercayai dukun dan para peramal. Hal itu sudah ditegaskan dalam Surah An-Nisa ayat 48 yang artinya:

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar." (QS An-Nisa: 48)

Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang mendatangi tukang ramal kemudia ia bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka shalatnya tidak diterima selama 40 malam." (HR Muslim dan Ahmad dari sebagian istri nabi [Hafshah]).

Baca juga:Ali Masykur Musa Masuk 3 Besar Tokoh yang Diikuti Pilihan Politiknya

"Orang yang mendatangi dukun atau tukang ramal, kemudian membenarkan apa yang dikatakannya maka orang tersebut telah kufur terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad SAW." (HR Ahmad dan Al-Hakim dari Abu Hurairah)

Maka itu, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, meminta umat Islam menghindari praktik dukun. Umat Islam diperintahkan percaya terhadap keberadaan mahluk halus, seperti jin, tetapi tidak boleh dimanfaatkan untuk kejahatan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
majelis ulama indonesia kh cholil nafis dukun tuyul
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya