Tayamum Moeldoko Jadi Sorotan, Begini Caranya yang Benar
Tim langit 7
Selasa, 29 Agustus 2023 - 16:28 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat tayamum di dalam gerbong kereta api. Videonya viral dan menjadi sorotan.Foto/tangkapan layar
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko jadi sorotan setelah videonya saat tayamum di dalam kereta viral dan menjadi sorotan netizen, Selasa (29/8/2023).
Ibadah tayamum, pengganti wudhu, dapat dilakukan apabila kesulitan menemukan air. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 6.
"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur."
Baca juga:Video Moeldoko Tayamum di Kereta Jadi Sorotan
Umumnya, tayamum dilakukan saat sedang bepergian dengan kendaraan yang sedang melaju seperti pesawat. Sebagian orang memilih menunda bahkan meninggalkan salat saat di pesawat dengan alasan tidak ada air untuk berwudhu.
Padahal kondisi seperti ini bisa disiasati dengan melakukan tayamum untuk bersuci sebelum mendirikan salat di pesawat.
Imam Syarqawi dalam kitab Hasyiyah asy Sarqawi, mengatakan, tayamum diperbolehkan selama ada debu yang suci, baik debu tersebut diambil dari pakaian, lantai, kulit binatang, kendaraan, dan dinding.
Ibadah tayamum, pengganti wudhu, dapat dilakukan apabila kesulitan menemukan air. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 6.
"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur."
Baca juga:Video Moeldoko Tayamum di Kereta Jadi Sorotan
Umumnya, tayamum dilakukan saat sedang bepergian dengan kendaraan yang sedang melaju seperti pesawat. Sebagian orang memilih menunda bahkan meninggalkan salat saat di pesawat dengan alasan tidak ada air untuk berwudhu.
Padahal kondisi seperti ini bisa disiasati dengan melakukan tayamum untuk bersuci sebelum mendirikan salat di pesawat.
Imam Syarqawi dalam kitab Hasyiyah asy Sarqawi, mengatakan, tayamum diperbolehkan selama ada debu yang suci, baik debu tersebut diambil dari pakaian, lantai, kulit binatang, kendaraan, dan dinding.