Umrah dan Haji Murah Meriah, Cukup Lakukan Hal Ini
Muhajirin
Kamis, 31 Agustus 2023 - 21:00 WIB
ilustrasi
Pengasuh Pondok Pesantren Lembaga Pembinaan Pendidikan dan Pengembangan Ilmu Al-Qur'ab (LP3IA), KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha), menjelaskan, haji merupakan ibadah yang dikhususkan kepada umat Islam yang mampu.
Dia lalu membagikan tips skema haji tapi dengan biaya murah. Dia membagikan tips tersebut agar masyarakat tidak berfikir bahwa haji dan umrah merupakan ibadah dengan biaya mahal. Berfikiran haji dan umrah mahal kerap membuat sebagian umat Islam tidak memiliki keinginan untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
"Orang itu yang penting tahu, alim. Jangan sampai kita mengatakan haji itu mahal karena melihat biaya Rp40-50 juta untuk haji. Jika dihitung, 40 juta itu per hari kisaran Rp3 ribu dan Rp2 ribu bagi orang yang usianya kira-kira 60 tahun," kata Gus Baha dalam kajiannya yang disiarkan kanal Santri Gayeng, Kamis (31/8/2023).
Ulama asal Rembang ini lalu menjelaskan cara menunaikan ibadah haji dengan cara yang murah. Cara itu yakni menabung sedikit demi sedikit setiap hari. Apalagi, BPS BPIH Kemenag RI sudah membukan tabungan haji.
"Kalau sehari nabung Rp3 ribu, maka sebulan dapat Rp90 ribu. Lalu dikalikan 10 bulan maka ketemu Rp900 ribu. Uang Rp900 ribu kalau dikumpulkan selama sepuluh tahun maka hasilnya bisa Rp9 juta. Kalau usia seseorang tersebut 60 tahun, maka mudahnya 9x6 hasilnya Rp64 juta," ujar Gus Baha.
Tapi, kalau sehari bisa nabung Rp10 ribu malah bisa mendapat layanan haji plus. Hitungannya, Rp10 ribu per hari sama dengan Rp300 ribu per per bulan. Setahun bisa mencapai Rp3.600.000. Jumlah itu dikalikan 10 tahun maka hasilnya Rp36 juta. Kalau dikumpulkan sejak umur 20 tahun hingga usia 60 tahun, maka bisa digunakan haji plus.
"Uang segitu sudah cukup buat haji. Ini kita ambil rata-rata umur seseorang 60 tahun. Itu tadi baru mengumpulkan uang Rp3 ribu setiap hari," ujar Gus Baha.
Dia lalu membagikan tips skema haji tapi dengan biaya murah. Dia membagikan tips tersebut agar masyarakat tidak berfikir bahwa haji dan umrah merupakan ibadah dengan biaya mahal. Berfikiran haji dan umrah mahal kerap membuat sebagian umat Islam tidak memiliki keinginan untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
"Orang itu yang penting tahu, alim. Jangan sampai kita mengatakan haji itu mahal karena melihat biaya Rp40-50 juta untuk haji. Jika dihitung, 40 juta itu per hari kisaran Rp3 ribu dan Rp2 ribu bagi orang yang usianya kira-kira 60 tahun," kata Gus Baha dalam kajiannya yang disiarkan kanal Santri Gayeng, Kamis (31/8/2023).
Ulama asal Rembang ini lalu menjelaskan cara menunaikan ibadah haji dengan cara yang murah. Cara itu yakni menabung sedikit demi sedikit setiap hari. Apalagi, BPS BPIH Kemenag RI sudah membukan tabungan haji.
"Kalau sehari nabung Rp3 ribu, maka sebulan dapat Rp90 ribu. Lalu dikalikan 10 bulan maka ketemu Rp900 ribu. Uang Rp900 ribu kalau dikumpulkan selama sepuluh tahun maka hasilnya bisa Rp9 juta. Kalau usia seseorang tersebut 60 tahun, maka mudahnya 9x6 hasilnya Rp64 juta," ujar Gus Baha.
Tapi, kalau sehari bisa nabung Rp10 ribu malah bisa mendapat layanan haji plus. Hitungannya, Rp10 ribu per hari sama dengan Rp300 ribu per per bulan. Setahun bisa mencapai Rp3.600.000. Jumlah itu dikalikan 10 tahun maka hasilnya Rp36 juta. Kalau dikumpulkan sejak umur 20 tahun hingga usia 60 tahun, maka bisa digunakan haji plus.
"Uang segitu sudah cukup buat haji. Ini kita ambil rata-rata umur seseorang 60 tahun. Itu tadi baru mengumpulkan uang Rp3 ribu setiap hari," ujar Gus Baha.