Masyarakat Harus Siap Hidup Berdampingan dengan Covid-19
Garry Talentedo Kesawa
Ahad, 03 Oktober 2021 - 02:05 WIB
Pemberlakuan ganjil genap di Kota Bogor, Jawa Barat. Foto: Antaranews
Pandemi Covid-19 yang melanda sejak 1,5 tahun ini memang belum dipastikan kapan akan berakhir. Namun, pemerintah sedang menyusun strategi jangka panjang guna mengantisipasi kemungkinan Covid-19 berada dalam waktu yang cukup lama.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, pilihan terbaik bagi masyarakat saat ini adalah tetap berdisiplin dan membiasakan diri dengan protokol kesehatan sebagai jalan menuju tatanan kehidupan baru.
Baca Juga:Melihat Aktivitas Komunitas Hijrah Selebritas di Tengah Pandemi
"Transisi dan adaptasi untuk hidup bersama Covid-19 ini memang harus dipersiapkan, sambil terus mengevaluasi penerapan PPKM Berlevel, pemerintah menyusun dan menerapkan sejumlah protokol kesehatan sebagai bagian dari strategi ke arah sana. Tujuannya, agar kita dapat menyeimbangkan kehidupan yang sehat namun juga tetap berdaya dalam kegiatan ekonomi dan sosial," ujar Johnny dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/9).
Saat ini, pemerintah telah melonggarkan berbagai kegiatan dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kebijakan Masyarakat (PPKM) hingga 6 September mendatang. Mulai dari pembukaan tempat perdagangan, transportasi publik, destinasi pariwisata, kantor/pabrik, tempat ibadah, dan tempat belajar/pendidikan yang diatur dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Baca Juga:Satgas Protokol Kesehatan Dibentuk Seiring Pembukaan Fasilitas Publik
Selain protokol kesehatan, pemerintah juga terus meningkatkan implementasi berbagai strategi pengendalian pandemi, seperti deteksi, terapeutik, dan vaksinasi. Agar bisa mengambil kebijakan yang tepat baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi, pemerintah juga berkomitmen untuk memantau kondisi pandemi Covid-19 secara aktual.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, pilihan terbaik bagi masyarakat saat ini adalah tetap berdisiplin dan membiasakan diri dengan protokol kesehatan sebagai jalan menuju tatanan kehidupan baru.
Baca Juga:Melihat Aktivitas Komunitas Hijrah Selebritas di Tengah Pandemi
"Transisi dan adaptasi untuk hidup bersama Covid-19 ini memang harus dipersiapkan, sambil terus mengevaluasi penerapan PPKM Berlevel, pemerintah menyusun dan menerapkan sejumlah protokol kesehatan sebagai bagian dari strategi ke arah sana. Tujuannya, agar kita dapat menyeimbangkan kehidupan yang sehat namun juga tetap berdaya dalam kegiatan ekonomi dan sosial," ujar Johnny dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/9).
Saat ini, pemerintah telah melonggarkan berbagai kegiatan dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kebijakan Masyarakat (PPKM) hingga 6 September mendatang. Mulai dari pembukaan tempat perdagangan, transportasi publik, destinasi pariwisata, kantor/pabrik, tempat ibadah, dan tempat belajar/pendidikan yang diatur dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Baca Juga:Satgas Protokol Kesehatan Dibentuk Seiring Pembukaan Fasilitas Publik
Selain protokol kesehatan, pemerintah juga terus meningkatkan implementasi berbagai strategi pengendalian pandemi, seperti deteksi, terapeutik, dan vaksinasi. Agar bisa mengambil kebijakan yang tepat baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi, pemerintah juga berkomitmen untuk memantau kondisi pandemi Covid-19 secara aktual.