home masjid

Bacaan Doa dan Adab Ziarah Kubur Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Rabu, 06 Maret 2024 - 19:00 WIB
Umat Islam berdoa di depan makam keluarga dan kerabat dekat di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta, Sabtu (10/4/2021). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Menjelang Ramadhan (akhir Sya'ban) dan Idul Fitri, umat Islam di Indonesia memiliki tradisi ziarah kubur ke makam orang tua atau kerabat.

Di beberapa daerah di Indonesia menyematkan istilah tersendiri pada tradisi ini.

Masyarakat Jawa Tengah mengucapnya dengan arwahan atau nyekar, sementara Muslim di Jawa Timur menyebutnya dengan kosar. Istilah berbeda juga disematkan orang Sunda dengan sebutan munggahan.

Secara etimologi dari bahasa Arab, ziarah berarti mengunjungi atau menengok. Secara lebih komprehensif, ziarah kubur artinya berkunjung ke pemakaman dengan tujuan mendoakan kebaikan bagi almarhumah serta mengingat kematian dan akhirat bagi pengunjung.

Baca juga:Amalan Penting Sambut Ramadhan

Terkait ini, tata cara dan bacaan ziarah kubur menjadi hal penting penting sebagai upaya menghormati dan mengenang orang-orang tercinta yang telah wafat.

Mengutip buku Panduan Ziarah Kubur yang ditulis Sutejo Ibnu Pakar, ziarah kubur hukumnya sunah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
bacaan doa ziarah kubur bulan ramadhan idul fitri
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya