home global news

Boikot Kurma Israel Jelang Ramadhan Makin Gencar, Produsen Ketakutan

Sabtu, 09 Maret 2024 - 07:00 WIB
ilustrasi
Seruan boikot kurma Israel jelang Ramadhan semakin meluas seiring dengan berlanjutnya penindasan Israel di Palestina. Pemboikotan ini menimbulkan kekhawatiran produsen kurma Israel.

Media lokal Haaretz melaporkan, aksi boikot akibat genosida Israel di Palestina mempersulit penjualan kurma Israel di pasar Eropa jelang Ramadhan.

Diketahui, penjualan sekitar sepertiga ekspor kurma tahunan Israel dilakukan selama bulan Ramadhan.

"Kampanye iklan senilai 550.000 USD (sekitar Rp8,7 miliar) untuk mempromosikan kurma Medjool Israel dihentikan sebagai tanggapan atas ketakutan akan boikot," bunyi laporan tersebut.

Baca juga:Daftar 15 Merek Kurma Produk Israel dan Ketahui Ciri-Cirinya

Dilansir Middle East Eye, Jumat (8/3/2024), Israel mengekspor kurma hampir 340 juta dolar AS atau sekitar Rp5,2 triliun setiap tahunnya. Sehingga menjadikan industri ini target penting dalam kampanye boikot pro Palestina.

Pengawasan terhadap produk-produk Israel di kalangan komunitas Muslim meningkat setelah pertumpahan darah di Gaza.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kurma produsen bulan ramadhan boikot israel
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya