home edukasi & pesantren

Dari Buku Prof Dr. Abdul Mu'ti; Menjadi Manusia Bertakwa. (Seri 4)

Ahad, 24 Maret 2024 - 11:08 WIB
Dari Buku Prof Dr. Abdul Mu'ti Menjadi Manusia Bertakwa. (Seri 4)

LANGIT7.ID-, Jakarta- - Di antara ciri manusia bertakwa adalah beriman kepada Allah Swt. Di dalam Alquran surah Al-Baqarah [2]: 177 disebutkan bahwa mereka yang bertakwa dan benar keimanannya adalah manusia yang beriman kepada Allah Swt. dan Hari Akhir.

‎لَيْسَ الْبِرَّانْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَالْمَلْئِكَةِ ج وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيِّنِ

Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat, melainkan kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari Akhir, malaikat-malaikat, kitab suci, dan nabi- nabi.(Qs. Al-Baqarah [2]: 177)

Secara bahasa, kata iman berasal dari kata amana yang berarti percaya. Dari kata amana dibentuk kata aman yang berarti aman (inggris: save, secure). Dalam bahasa bahasa Indonesia, aman (kata sifat) memiliki lima pengertian: (1) bebas dari bahaya; (2) bebas dari gangguan; (3) terlindung atau tersembunyi, tidak dapat diambil orang; (4) pasti, tidak meragukan, tidak mengandung resiko; (5) tenteram, tidak merasa takut atau khawatir.

Di dalam Alquran disebutkan barang siapa yang beriman kepada Allah Swt. dan tidak berbuat zalim (musyrik), maka dia akan hidup tenteram.

Dari kata amana dibentuk kata amanat. Di dalam Alquran kata amanat disebutkan sebanyak enam kali. Amanat sekurang-kurangnya memiki empat pengertian: kepercayaan (trust), tanggung jawab (responsibility), beban (duty), dan kemampuan (competence).

Dalam bahasa Indonesia kata amanat mengandung pengertian: (1) pesan, perintah dari atas; (2) keterangan (dari pemerintah); (3) wejangan (dari orang terkemuka); (4) keseluruhan makna atau isi pembicaraan; konsep atau perasaan yang ingin disampaikan pembicara untuk dimengerti dan diterima oleh pendengar atau pembaca; (5) gagasan yang mendasari karya sastra, pesan yang ingin pengarang sampaikan kepada pembaca atau pendengar.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
abdul mu’ti bedah buku
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya