Dari Buku Prof.Dr. Abdul Mu'ti; Menjadi Manusia Bertakwa (Seri 7)
LANGIT7.ID-, Jakarta- -Di antara ciri manusia yang bertakwa adalah beriman kepada Kitab Allah Swt. Dalam Alquran surah Al-Baqarah [2]: 4 disebutkan bahwa manusia yang bertakwa adalah mereka yang beriman kepada Kitab Allah Swt. yang diturunkan kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam (Alquran) dan Kitab yang diturunkan sebelumnya serta beriman kepada Hari Akhir.
وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُونَ
Dan mereka yang beriman pada (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad) dan (kitab-kitab suci) yang telah diturunkan sebelum engkau dan mereka yakin akan adanya akhirat.(QS. Al-Baqarah [2]: 4)
Beriman kepada Kitab merupakan salah satu rukun iman dan satu kesatuan dengan iman kepada Allah Swt., malaikat, dan rasul.
Di dalam Alquran disebutkan bahwa Allah Swt. menurunkan Alquran kepada Nabi Muhammad, Taurat (Nabi Musa a.s.), Injil (Nabi Isa a.s.), dan Zabur (Nabi Dawud a.s.). Selain menurunkan Kitab, Allah Swt. juga menurunkan Suhuf kepada para nabi. Sebagian ulama tafsir menjelaskan bahwa Kitab adalah wahyu Allah Swt. yang dibukukan sedangkan Suhuf tidak dibukukan. Allah Swt. menurunkan Suhuf kepada Nabi Ibrahim a.s. (Qs. Al-'Ala [87]: 18-19).
Beriman kepada Al-Quran dan Kitab sebelumnya berarti keimanan kepada para rasul dan kebenaran ajaran yang dibawanya. Meskipun demikian, tidak semua ajaran Kitab terdahulu mutlak diikuti karena sebagian isinya sudah diamandemen oleh Alquran. Allah Swt. berfirman di dalam Qs. Ali Imran [3]: 3-4.
نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنْزَلَ التَّوْرَيةَ وَالْإِنْجِيلَ مِنْ قَبْلُ هُدًى لِلنَّاسِ وَأَنْزَلَ الْفُرْقَانَ إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوْا بِأَيْتِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَاللَّهُ عَزِيزٌ ذُو انْتِقَامٍ