Peringatan Nuzulul Quran, Menparekraf Ajak Insan Parekraf Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah
Tim langit 7
Sabtu, 30 Maret 2024 - 14:00 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno mengajak seluruh insan pariwisata dan ekonomi kreatif memperkuat ukhuwah islamiyah dan wathaniyah pada peringatan Nuzulul Quran di Masjid Rihlatul Jannah, Jakarta.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak seluruh insan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) khususnya umat Muslim untuk menjadikan momentum Nuzulul Quran dengan terus memperkuat ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam) dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan dalam ikatan kebangsaan).
Sandiaga saat memberikan sambutan pada peringatan Nuzulul Quran di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf yang berlangsung di Masjid Rihlatul Jannah, Jakarta, Kamis (28/3/2024) mengatakan Ramadhan merupakan petunjuk baru untuk menemukan jalan hidayah dari Allah SWT dan juga mendapatkan keberkahan.
Salah satu upaya agar bisa mendapatkan keberkahan adalah sebagaimana yang dikisahkan Nabi Musa AS ketika menginginkan hujan. Kemudian Nabi Musa berdoa kepada Allah SWT. Lalu Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa sebab tidak diturunkannya hujan bagi umatnya ialah karena umatnya tidak menjaga kerukunan.
Baca juga:Turunnya Al Quran Jadi Transformasi dari Jahiliyah ke Masyarakat Modern
"Kerukunan adalah kunci kita mendapat keberkahan. Oleh karena itu, untuk mendapat keberkahan kita harus memperkuat ukhuwah kita. Ukhuwah Islamiyah kita dan Ukhuwah Wathaniyah kita. Karena sebaik-baik kita adalah yang bisa memberikan manfaat. Dan manfaat besar bagi manusia lainnya adalah catatan amal jariyah di sisi Allah SWT," kata Menparekraf Sandiaga.
Momentum Nuzulul Quran 2024 merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Masjid Rihlatul Jannah. Dimana sejak diresmikan pada 17 Juli 2023, Masjid Rihlatul Jannah Kemenparekraf telah digunakan sebagai sarana kegiatan yang positif.
Sandiaga saat memberikan sambutan pada peringatan Nuzulul Quran di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf yang berlangsung di Masjid Rihlatul Jannah, Jakarta, Kamis (28/3/2024) mengatakan Ramadhan merupakan petunjuk baru untuk menemukan jalan hidayah dari Allah SWT dan juga mendapatkan keberkahan.
Salah satu upaya agar bisa mendapatkan keberkahan adalah sebagaimana yang dikisahkan Nabi Musa AS ketika menginginkan hujan. Kemudian Nabi Musa berdoa kepada Allah SWT. Lalu Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa sebab tidak diturunkannya hujan bagi umatnya ialah karena umatnya tidak menjaga kerukunan.
Baca juga:Turunnya Al Quran Jadi Transformasi dari Jahiliyah ke Masyarakat Modern
"Kerukunan adalah kunci kita mendapat keberkahan. Oleh karena itu, untuk mendapat keberkahan kita harus memperkuat ukhuwah kita. Ukhuwah Islamiyah kita dan Ukhuwah Wathaniyah kita. Karena sebaik-baik kita adalah yang bisa memberikan manfaat. Dan manfaat besar bagi manusia lainnya adalah catatan amal jariyah di sisi Allah SWT," kata Menparekraf Sandiaga.
Momentum Nuzulul Quran 2024 merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Masjid Rihlatul Jannah. Dimana sejak diresmikan pada 17 Juli 2023, Masjid Rihlatul Jannah Kemenparekraf telah digunakan sebagai sarana kegiatan yang positif.