Dari Buku Prof.Dr. Abdul Mu'ti; Menjadi Manusia Bertakwa (Seri 16)
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Di antara ciri manusia yang bertakwa adalah mudah memaafkan. Mereka tidak menyimpan dendam terhadap orang lain dan selalu berusaha untuk berdamai dalam setiap situasi. Sifat maaf yang mereka miliki merupakan bukti dari ketakwaan mereka kepada Tuhan.
Di dalam surah Ali Imran [3]: 134 Allah Swt. berfirman:
الَّذِينَ يُنْفِقُوْنَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
(yaitu) orang-orang yang selalu berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.(Qs. Ali Imran [3]: 134)
Di dalam Alquran, kata maaf dengan derivasinya disebutkan sebanyak 35 kali. Secara bahasa, al-afwu berarti berlebih atau menghapus. Di dalam surah Al-Baqarah [2]: 219 disebutkan:
يَسْتَلُوْنَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيْهِمَا إِثْمُ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَّفْعِهِمَا وَيَسْتَلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَ قُلِ الْعَفْوَ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللهُ لَكُمُ الْأَيْتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُوْنَ
Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah, "Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. (Akan tetapi,) dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya." Mereka (juga) bertanya kepadamu (tentang) apa yang mereka infakkan. Katakanlah, "(Yang diinfakkan adalah) kelebihan (dari apa yang diperlukan)." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu berpikir.(Qs. Al-Baqarah [2]: 219