home global news

Muhammadiyah Tarik Dana Rp13 Triliun, Ekonom: BSI Bisa Kehilangan Kepercayaan Publik

Jum'at, 07 Juni 2024 - 07:00 WIB
Ekonom sekaligus Sekretaris Bidang Ekuintek DPP PKS, Handi Risza
Keputusan PP Muhammadiyah menarik dana simpanan sebesar Rp 13 triliun dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tidak hanya mengejutkan banyak pihak, hal ini juga akan berdampak besar di dunia perbankan dan masyarakat luas.

Seperti diungkapkan Ekonom sekaligus Sekretaris Bidang Ekuintek DPP PKS, Handi Risza saat dihubungi, hal ini akan berdampak distrust (ketidakpercayaan) terhadap BSI.

“Kita tahu BSI adalah bank syariah terbesar dan dengan adanya Muhammadiyah yang merupakan organisasi masyarakat besar menarik dananya, bukan tidak mungkin akan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap BSI, atau bahkan kepada bank syariah lainnya,” jelas Handi.

Baca juga:Muhammadiyah Tarik Dana Rp13 Triliun dari BSI, Pengamat Menduga Ada Sesuatu

Handi menambahkan, sedikit banyak keputusan Muhammadiyah ini akan berpengaruh pada kepercayaan dan bahkan likuiditas BSI, kalau seandainya nanti Muhammadiyah beserta amal usahanya ramai-ramai menarik dananya.

“Ini akan mengguncang BSI. Dampaknya akan memberikan dampak yang besar apalagi ini industri keuangan kan kaitannya dengan trust,” tutur jubir PKS yang juga akademisi ini.

Handi juga menyayangkan adanya keputusan ini. Sebab Muhammadiyah dan BSI merupakan dua institusi besar di bidangnya, Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat dan BSI di bidang perbankan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
muhammadiyah bank syariah indonesia bsi ahli ekonomi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya