home wirausaha syariah

Keluar dari ASN, Muslim Ini Sukses Bisnis Perkayuan

Kamis, 09 September 2021 - 15:00 WIB
Ilustrasi penggunaan genteng sirap untuk rumah. Foto: Langit7/Istock
Aktivis Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Semarang, Muhaimin, sukses menjadi pengusaha di bidang perkayuan. Siapa sangka, ia sebelumnya Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Agama. Akan tetapi, ada 2018 lalu, Imin, demikian sapaannya, memutuskan untuk keluar dari abdi negara.

Sebenarnya ia berniat keluar sejak 2015, tapi orang tuanya belum mengizinkan, meski istrinya sudah memberi lampu hijau untuk meninggalkan zona nyaman. Baru pada 2018, orang tuanya bisa menerima keputusan tersebut, setelah mendengarkan penjelasan paparan usahanya tersebut.

Usaha kayu ini mulai ditekuni sejak 2012, ketika masih menjadi ASN. Dia mengaku tidak memiliki pengetahuan sama sekali soal kayu. Seluk beluk bisinis ini ia dapat dari rekannya, yang menyarankan untuk berbisnis kayu karena sangat prospektif.

Baca juga:Dimulai dari Rumah, Muslimah Ini Sukses Kembangkan Usaha Bakery

Seiring berjalannya waktu, bukan hanya genteng sirap saja, tapi juga mengembangkan bisnis kayu untuk lantai rumah, tembok dan juga plafon, sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat.

“Hari ini kita diversifikasi produk, ada lantai kayu, dinding kayu dan plafon kayu. Mau tidak mau harus dilakukan, agar berkembang. Rumah joglo, kita support materialnya, kita berbagai rezeki dengan yang lain, karena ada fokus yang buat joglo,” kata Owner Sirap Mas Group Muhaimin di Channel Youtube Kaje Preneur Academy.

Ada cerita menarik, yang tak bisa dilupakannya ketika pasang kali pertama di toko bagus pada 2009. Saat itu ada calon pembeli sirap dari Bogor. Meski jual sirap, ia belum tahu wujud barangnya. Orang tersebut butuh 1000 meter. Belum tahu ada barangnya atau tidak, dijawab ada. Hatinya berdebar-debar dapat oder besar. Dan kemudian ditanyakan ke temannya diyakinkan bahwa barang ada.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ekonomi syariah muslim sukses asn genteng sirap
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya