home wirausaha syariah

Idul Adha Sudah Dekat, Bingung Pilih Hewan Kurban? Berikut Tipsnya

Ahad, 11 Juli 2021 - 12:56 WIB
Ilustrasi tips memilih hewan kurban yang baik. Foto: Langit7/Istock
Pernah membeli hewan kurban berpostur besar tapi daging yang dihasilkan tidak sesuai bobot? Mungkin Anda terkecoh tampilan fisik hewan kurban dan tidak tahu apa yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan jumlah daging yang sesuai.

Masyarakat sering mengeluh soal hewan kurban yang mereka beli tidak menghasilkan jumlah daging sesuai dengan bobot hidup hewan. Padahal sebenarnya, faktor fisik hewan tidak mempengaruhi jumlah daging yang dihasilkan.

Memilih hewan kurban tidak bisa dilakukan sembarangan. Apalagi hanya melihat fisik atau postur dari hewan kurban itu sendiri. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memilih hewan kurban agar postur dan bobot hewan sesuai dengan jumlah daging yang dihasilkan.

Advisor Halal Audit Service LPPOM MUI, Departemen ITP Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB, Joko Hermanianto mengatakan hukum berkurban merupakan sunnah muakkad yang sangat dianjurkan. Menurutnya, berkurban perlu dilakukan meskipun hanya sekali dalam seumur hidup.

“Berkurban tidak bisa digantikan dengan uang sejumlah dengan harga hewan kurban. Memberikan uang seharga dengan uang kurban tidak berarti seseorang telah melakukan kurban, melainkan masuk ke dalam kategori sedekah, walaupun nominal uangnya bahkan melebihi dari harga hewan kurban,” ujarnya di Webinar Pelatihan Penanganan dan Penyembelihan Hewan Kurban di Masa Pandemi, Minggu (11/7).

Namun, berkurban boleh dilakukan dengan taukil. Di mana pengurban menyerahkan sejumlah dana seharga hean tternak kepada pihak lain, baik individu maupun lembaga sebagai wakil untuk membeli hewan kurban, termasuk merawat, niat, menyembelih dan membagikan hewan kurban.

Berikut adalah tips membeli hewan kurban secara syariah dan teknis yang Langit7 rangkum di Webinar Pelatihan Penanganan dan Penyembelihan Hewan Kurban di Masa Pandemi:
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tips wirausaha syariah ekologi islam ekonomi syariah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya