home global news

Soal Kebocoran Data, Pemerintah Diminta Tangani Serius

Senin, 13 September 2021 - 17:22 WIB
Ilustrasi pencurian data konsumen yang disebarluaskan ke ruang publik hingga penyalahgunaan. Foto: Langit7.id/iStock
Bobolnya data kementerian dan lembaga negara harus menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk menjaga dan melindungi dunia siber.

Anggota Komisi I DPR Sukamta khawatir ketika data-data dunia bisnis dan kesehatan diretas lalu bocor ke ruang publik. "Saya sudah sejak lama khawatir, bukan berarti bidang politik tidak ada kebocoran. Ini hanya soal waktu saja, kapan akan terungkap kebocoran datanya," kata Sukamta dalam keterangannya, Senin (13/9/2021).

Baca Juga:Lindungi Data Pribadi di Dunia Maya, Ini Tips Jitu Kominfo

Spionase yang dilakukan Mustang Panda, kata dia, kemungkinan bukan satu-satunya upaya pembobolan data-data strategis. Melainkan, bisa jadi ada yang laintetapi belum terungkap. Menurutnya, jika ternyata spionase tersebut terencana, pemerintah perlu protes kepada Pemerintah China.

"Maka tugas BSSN ialah menangkalkan dan mengungkap setiap spionase data strategis Indonesia agar kasus-kasus pembobolan data bisa tuntas,” ujarnya.

Sukamta mengatakan, pemerintah harus serius melindungi situs dan data-data strategis. Doktor lulusan Inggris ini meyakini bahwa serangan hacker di bidang politik lebih kuat daripada ekonomi, kesehatan dan sosial. Menurutnya, harus dilakukan evaluasi dan pembenahan tata kelola data dunia siber di Indonesia secara menyeluruh.

"Pengamanan situs dan data di Indonesia harus diseriusi oleh pemerintah. Kasus pembobolan jutaan data telah berulang kali namun pemerintah dalam hal ini Kominfo sebagai kementerian leading sector yang bertanggung jawab terhadap data dan informasi seperti macan ompong," katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
dpr kebocoran data sukamta mustang panda bssn
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya