MUI: Wakaf Perlu Kontribusi Masyarakat, Jangan Hanya Bertumpu ke Pemerintah
Ahmad zuhdi
Rabu, 15 September 2021 - 08:25 WIB
Ketua MUI KH Miftachul Akhyar (foto: istimewa)
Wakaf memiliki potensi besar untuk memajukan kesejahteraan sosial di Indonesia. Sayangnya, kesadaran wakaf di Indonesia masih agak tertinggal. Padahal amaliah wakaf sudah banyak dicontohkan oleh para sahabat di masa Rasulullah SAW.
Ketua Umum MUI, KH Miftachul Akhyar, mengatakan keberhasilan gerakan wakaf membutuhkan kontribusi serta dukungan penuh dari masyarakat.
“(Jadi) tidak hanya bertumpu pada kuasa pemerintah, karena wakaf merupakan gerakan untuk mencapai kesejahteraan bersama,” katanya dalam peluncuran Gerakan Wakaf Uang demi menggerakan Dakwah dan Penguatan Ekonomi dikutip laman resmi MUI, Selasa, (14/9/2021).
Baca: Ekonomi Syariah Sulit Berkembang, Wakaf Jadi Andalan Pembiayaan
Kiai Miftach memberikan contoh aset wakaf yang cukup penting seperti masjid, pesantren dan madrasah dapat dikelola dengan baik.
Dia berharap, dengan adanya gerakan wakaf ini bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) menjadi bukti konkrit pengabdian kepada masyarakat atas hadirnya penyuluhan mengenai wakaf.
Ketua Umum MUI, KH Miftachul Akhyar, mengatakan keberhasilan gerakan wakaf membutuhkan kontribusi serta dukungan penuh dari masyarakat.
“(Jadi) tidak hanya bertumpu pada kuasa pemerintah, karena wakaf merupakan gerakan untuk mencapai kesejahteraan bersama,” katanya dalam peluncuran Gerakan Wakaf Uang demi menggerakan Dakwah dan Penguatan Ekonomi dikutip laman resmi MUI, Selasa, (14/9/2021).
Baca: Ekonomi Syariah Sulit Berkembang, Wakaf Jadi Andalan Pembiayaan
Kiai Miftach memberikan contoh aset wakaf yang cukup penting seperti masjid, pesantren dan madrasah dapat dikelola dengan baik.
Dia berharap, dengan adanya gerakan wakaf ini bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) menjadi bukti konkrit pengabdian kepada masyarakat atas hadirnya penyuluhan mengenai wakaf.