Toxic Parenting, Orang Tua Ternyata Bisa 'Durhaka' Pada Anak
Muhajirin
Senin, 20 September 2021 - 13:19 WIB
ilustrasi toxic parent (foto: langit7.id/istock)
Menjadi orang tua bukan hal mudah, butuh kesabaran dan kehati-hatian. Kadang kala orang tua terlalu memaksakan kehendak terhadap anak, sehingga berdampak pada perkembangan sang buah hati.
Hubungan yang tidak sehat tak hanya bisa terjadi antara teman serta lingkungan, namun juga dapat terjadi pada hubungan orang tua dan anak. Dalam dunia psikologi, orang tua yang memiliki hubungan tidak sehat dengan anak disebut toxic parents.
Toxic parentsadalah tipe orang tua yang mengatur anak sesuai kemauannya tanpa menghargai perasaan dan pendapat buah hati. Hal ini bisa membuat anak merasa terkekang dan ketakutan. Tak jarang anak yang tumbuh dari lingkungan ini membawa luka batin dan perasaan traumatis. Mereka tumbuh menjadi pribadi yang sering menyalahkan diri sendiri dan kurang percaya diri.
Toxic parent akan mengedepankan keinginan dan tidak memandang anak sebagai seseorang yang memiliki hak atas hidupnya sendiri.
Dokter Specialis Neuroparenting Aisah Dahlan menjelaskan beberapa ciri toxic parents seperti dikutip akun instagram @inspirasimamak. Ciri-ciri tersebut harus diketahui oleh orang tua agar tidak salah mendidik anak. Berikut ciri-cirinya:
Selalu Mengutamakan Kebutuhan Sendiri
Orang tua selau mengedepankan kebutuhannya sendiri. Ia tidak mempertimbangkan kebutuhan serta perasaan anak. Orang tua seperti ini tidak akan memikirkan dampak apa yang akan dialami anak mereka dari perilaku seperti itu.
Hubungan yang tidak sehat tak hanya bisa terjadi antara teman serta lingkungan, namun juga dapat terjadi pada hubungan orang tua dan anak. Dalam dunia psikologi, orang tua yang memiliki hubungan tidak sehat dengan anak disebut toxic parents.
Toxic parentsadalah tipe orang tua yang mengatur anak sesuai kemauannya tanpa menghargai perasaan dan pendapat buah hati. Hal ini bisa membuat anak merasa terkekang dan ketakutan. Tak jarang anak yang tumbuh dari lingkungan ini membawa luka batin dan perasaan traumatis. Mereka tumbuh menjadi pribadi yang sering menyalahkan diri sendiri dan kurang percaya diri.
Toxic parent akan mengedepankan keinginan dan tidak memandang anak sebagai seseorang yang memiliki hak atas hidupnya sendiri.
Dokter Specialis Neuroparenting Aisah Dahlan menjelaskan beberapa ciri toxic parents seperti dikutip akun instagram @inspirasimamak. Ciri-ciri tersebut harus diketahui oleh orang tua agar tidak salah mendidik anak. Berikut ciri-cirinya:
Selalu Mengutamakan Kebutuhan Sendiri
Orang tua selau mengedepankan kebutuhannya sendiri. Ia tidak mempertimbangkan kebutuhan serta perasaan anak. Orang tua seperti ini tidak akan memikirkan dampak apa yang akan dialami anak mereka dari perilaku seperti itu.