Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Toxic Parenting, Orang Tua Ternyata Bisa 'Durhaka' Pada Anak

Muhajirin Senin, 20 September 2021 - 13:19 WIB
Toxic Parenting, Orang Tua Ternyata Bisa 'Durhaka' Pada Anak
ilustrasi toxic parent (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID - Menjadi orang tua bukan hal mudah, butuh kesabaran dan kehati-hatian. Kadang kala orang tua terlalu memaksakan kehendak terhadap anak, sehingga berdampak pada perkembangan sang buah hati.

Hubungan yang tidak sehat tak hanya bisa terjadi antara teman serta lingkungan, namun juga dapat terjadi pada hubungan orang tua dan anak. Dalam dunia psikologi, orang tua yang memiliki hubungan tidak sehat dengan anak disebut toxic parents.

Toxic parents adalah tipe orang tua yang mengatur anak sesuai kemauannya tanpa menghargai perasaan dan pendapat buah hati. Hal ini bisa membuat anak merasa terkekang dan ketakutan. Tak jarang anak yang tumbuh dari lingkungan ini membawa luka batin dan perasaan traumatis. Mereka tumbuh menjadi pribadi yang sering menyalahkan diri sendiri dan kurang percaya diri.

Toxic parent akan mengedepankan keinginan dan tidak memandang anak sebagai seseorang yang memiliki hak atas hidupnya sendiri.

Dokter Specialis Neuroparenting Aisah Dahlan menjelaskan beberapa ciri toxic parents seperti dikutip akun instagram @inspirasimamak. Ciri-ciri tersebut harus diketahui oleh orang tua agar tidak salah mendidik anak. Berikut ciri-cirinya:

Selalu Mengutamakan Kebutuhan Sendiri

Orang tua selau mengedepankan kebutuhannya sendiri. Ia tidak mempertimbangkan kebutuhan serta perasaan anak. Orang tua seperti ini tidak akan memikirkan dampak apa yang akan dialami anak mereka dari perilaku seperti itu.

Orang tua harus punya batasan dan memahami perasaan anak. Orang tua juga perlu mendengarkan pendapat anak, sehingga hubungan orang tua dan anak bisa sehat.

Tidak Dapat Memperlakukan Anak dengan Baik

Orang tua toxic parents tidak bisa memperlakukan anak dengan baik. Bahkan, pada hal yang mendasar seperti rasa hormat dan kesopanan, orang tua seolah alpa dan tidak menghiraukan. Orang tua seperti itu kerap juga melupakan hal-hal penting untuk anak mereka sendiri.

Sulit Mengendalikan Emosi

Orang tua toxic parents cenderung sulit mengendalikan emosi, cenderung bereaksi berlebihan dan juga dramatis ketika anak melakukan kesalahan dan implusif.

Jika mendapati ciri seperti ini, maka sangat disarankan untuk intropeksi diri agar anak bisa tumbuh dengan baik.

Suka Mengontrol

Orang tua toxic parents suka mengontrol anak secara berlebihan dan ketat apa yang dilakukan oleh buah hati. Ia mengontrol kapan anak betindak dan cara melakukannya. Bahkan, orang tua seperti ini cenderung berlebihan menanggapi masalah pribadi anak.

Selalu Menyalahkan Anak

Orang tua toxic parents menyalahkan semua hal pada anak atas apa yang telah ia lakukan. Apa pun yang dilakukan oleh anak, selalu dipandang kurang dan tidak cukup untuk memuaskan orang tua. Orang tua seperti ini selalu menyalahkan dan jarang mengapresiasi anak.

Sering Mempermalukan Anak


Orang tua toxic parents sering memarahi, memaki, merendahkan, bahkan memukuli anak di tempat umum. Hal itu tentu membuat anak merasa sangat malu.

Merasa Bersaing dengan Anak

Bukan hanya selalu merasa benar, orang toxic parents merasa bersaing dengan anaknya sendiri. Ia tak bisa bahagia saat anak mendapatkan prestasi. Ia akan mengaikan prestasi itu dan merasa tidak senang anak bahagia.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)