home global news

PBNU Klaim Potensi Pasar Ekonomi Syariah di Indonesia Sangat Besar

Rabu, 22 September 2021 - 15:10 WIB
Ilustrasi perbankan dan keuangan syariah. Foto: Langit7.id/iStock
Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia (87,18 persen), Indonesia punya peluang besar untuk pengembangan ekonomi syariah. Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini dalam webinar Langit7.id bertajuk Potensi Besar Konsumen Muslim yang Belum Digarap Maksimal, Rabu (22/9/2021).

Helmy lantas memaparkan, Indonesia dinobatkan sebagai destinasi wisata halal terbaik oleh Global Muslim Travel Index pada 2019 lalu.Hal tersebut menunjukkan industri pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia semakin berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap implementasi prinsip syariah dalam bermuamalah.

Baca Juga:Yuswohady: Produk Muslim Justru Kian Diminati di Tengah Pandemi

Pada 2020 lalu, kata dia, Indonesia berada pada posisi keempat setelah Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) sebagai negara dengan aktivitas ekonomi syariah terbesar."Nah, potensi ini kemudian didukung dengan beberapa sektor unggulan di industri halal, seperti kuliner, fesyen, dan pariwisata. Belum lagi potensi pasar turisme halal yang tumbuh setiap tahunnya, menurut saya ini peluang yang sangat cemerlang," kata Helmy dalam acara tersebut.

"Dengan jumlah penduduk muslim terbesar, maka pangsa pasar produk dan jasa berbasis ekonomi dan keuangan syariah juga sangat besar. Apalagi tren kenaikan konsumsi produk dan jasa halal terus mengalami kenaikan dan diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan," ujarnya.

Helmy menyebutkan, dari negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI), Indonesia berada di posisi kedua setelah Malaysia. Kemudian di bawahnya ada Uni Emirat Arab, Turki, Arab Saudi,dan Qatar. "Potensi pasar turisme halal ini menarik untuk dibidik, di mana pada 2025 ditargetkan ada 211,3 juta konsumen wisata halal," ujarnya.

Baca Juga:Pasar Muslim Berkembang Pesat di Indonesia, Ini Pemicunya Menurut Yuswohady
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pbnu ekonomi syariah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya