Jadi Menteri Sehari, 6 Perempuan Milenial Gantikan Erick Thohir
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 24 September 2021 - 11:05 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir Foto: Antaranews
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan akan ada enam perempuan millenial yang menggantikan dirinya sebagai menteri selama sehari melalui program #GirlsTakeover. Program tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan kesempatan kepada calon pemimpin masa depan atau future leadership generasi muda.
Erick Thohir mengatakan, Forum Human Capital Indonesia atau FHCI bersama Kementerian BUMN baru saja berkolaborasi dengan lembaga internasional melalui Program #GirlsTakeover. "Mungkin nanti pekan depan, kalau saya tidak salah, ada enam generasi perempuan muda Indonesia berusia 21-23 tahun akan menggantikan saya sebagai Menteri BUMN selama satu hari," kata Erick dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (23/9/2021).
Baca Juga:Menteri BUMN Dorong Peningkatan Kapasitas Ekonomi Pesantren
"Kemudian para direksi BUMN, ada lima BUMN belum diputuskan, mereka (perempuan muda) akan duduk sebagai pimpinan selama satu hari saja," ujarnya.
"Paling tidak ini memberikan kesempatan untuk future leadership generasi muda yang akan datang. Ini menurut saya hal yang positif, generasi muda ada kesempatan untuk coba magang tapi versi yang besar dan berat," ungkapnya.
Dia juga menekankan, kepada para pimpinan BUMN harus menjadi mentor. Sehingga, kata dia, dalam jangka panjang ada regenerasi yang memberikan anak-anak muda kesempatan sebagai pemimpin.
Baca Juga:Digitalisasi Produk Pangan Tekan Kesenjangan Sosial
Erick Thohir mengatakan, Forum Human Capital Indonesia atau FHCI bersama Kementerian BUMN baru saja berkolaborasi dengan lembaga internasional melalui Program #GirlsTakeover. "Mungkin nanti pekan depan, kalau saya tidak salah, ada enam generasi perempuan muda Indonesia berusia 21-23 tahun akan menggantikan saya sebagai Menteri BUMN selama satu hari," kata Erick dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (23/9/2021).
Baca Juga:Menteri BUMN Dorong Peningkatan Kapasitas Ekonomi Pesantren
"Kemudian para direksi BUMN, ada lima BUMN belum diputuskan, mereka (perempuan muda) akan duduk sebagai pimpinan selama satu hari saja," ujarnya.
"Paling tidak ini memberikan kesempatan untuk future leadership generasi muda yang akan datang. Ini menurut saya hal yang positif, generasi muda ada kesempatan untuk coba magang tapi versi yang besar dan berat," ungkapnya.
Dia juga menekankan, kepada para pimpinan BUMN harus menjadi mentor. Sehingga, kata dia, dalam jangka panjang ada regenerasi yang memberikan anak-anak muda kesempatan sebagai pemimpin.
Baca Juga:Digitalisasi Produk Pangan Tekan Kesenjangan Sosial