home lifestyle muslim

Mitos dan Fakta Seputar DBD, Kenali Agar Tidak Berujung Fatal

Selasa, 18 Maret 2025 - 12:03 WIB
Ilustrasi anak terkena demam berdarah dengue. Foto: Istimewa.
Indonesia tengah berada di musim pancaroba, di mana perubahan cuaca yang tidak menentu dan meningkatnya curah hujan menciptakan kondisi ideal bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak dan menyebarkan virus dengue dengan lebih cepat.

Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan lonjakan kasus yang tinggi kerap memicu status Kejadian Luar Biasa (KLB) di berbagai daerah, menjadi sebuah ancaman kesehatan di Indonesia karena tingkat prevalensinya yang terbilang tinggi.

Head of Claim Supports and Data Analytics Allianz Life Indonesia, dr. Tubagus Argie FS Sunartadirdja, tingginya kasus DBD di Indonesia dari tahun ke tahun menjadi perhatian semua pihak.

Baca juga: Waspada Demam Berdarah di Musim Penghujan dengan Terapkan Pola Hidup Bersih

Salah satu cara yaitu memberikan proteksi dan edukasi terhadap penyakit tersebut.

"Edukasi yang tepat ini misalnya dengan memaparkan fakta sebenarnya terkait DBD, sehingga mitos/pemahaman yang kurang tepat terkait penyakit DBD tidak menghalangi masyarakat dalam menangani penyakit DBD," kata dr Tubagus Argie dalam siaran media Allianz, Selasa (18/3/2025).

Ia pun menyebut beberapa mitos yang sering beredar di masyarakat seperti gejala DBD yang selalu muncul secara bersamaan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya