Menilik Apa Itu Program Sekolah Penggerak yang Kini Resmi Dihapus
Lusi mahgriefie
Rabu, 26 Maret 2025 - 10:40 WIB
Ilustrasi: ist
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengeluarkan surat keputusan mengenai penghapusan Program Sekolah Penggerak. Alasannya, program ini dianggap sudah tidak sesuai dengan perkembangan hukum dan upaya peningkatan layanan pendidikan bermutu.
Menilik ke belakang mengenai Program Sekolah Penggerak yang diinisiasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kala itu, Nadiem Makarim. Ia mengatakan, perubahan kebijakan reformasi pendidikan di Indonesia tak bisa sukses tanpa ada perubahan di dalam sekolah.
Menurutnya, perubahan di sekolah bisa dimulai dari sekolah-sekolah penggerak yang bisa menjadi contoh dalam kegiatan pembelajaran.
“Program ini dirancang sebagai upaya untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila yang beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong-royong, dan berkebinekaan global,” kata Nadiem Makarim, dalam peluncuran sekolah penggerak secara daring, pada Senin, 1 Februari 2021.
Baca juga:Resmi! Mendikdasmen Abdul Mu'ti Hapus Program Sekolah Penggerak
Fokus program ini adalah pengembangan SDM sekolah, mulai dari siswa, guru, sampai kepala sekolah. Kualitas siswa diukur melalui pencapaian hasil belajar di atas level yang diharapkan dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.
Ruang lingkup program itu mencakup seluruh kategori sekolah, baik negeri dan swasta. Sedangkan pendampingan akan dilakukan selama tiga tahun ajaran, untuk kemudian sekolah dapat melanjutkan upaya transformasi secara mandiri.
Menilik ke belakang mengenai Program Sekolah Penggerak yang diinisiasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kala itu, Nadiem Makarim. Ia mengatakan, perubahan kebijakan reformasi pendidikan di Indonesia tak bisa sukses tanpa ada perubahan di dalam sekolah.
Menurutnya, perubahan di sekolah bisa dimulai dari sekolah-sekolah penggerak yang bisa menjadi contoh dalam kegiatan pembelajaran.
“Program ini dirancang sebagai upaya untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila yang beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong-royong, dan berkebinekaan global,” kata Nadiem Makarim, dalam peluncuran sekolah penggerak secara daring, pada Senin, 1 Februari 2021.
Baca juga:Resmi! Mendikdasmen Abdul Mu'ti Hapus Program Sekolah Penggerak
Fokus program ini adalah pengembangan SDM sekolah, mulai dari siswa, guru, sampai kepala sekolah. Kualitas siswa diukur melalui pencapaian hasil belajar di atas level yang diharapkan dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.
Ruang lingkup program itu mencakup seluruh kategori sekolah, baik negeri dan swasta. Sedangkan pendampingan akan dilakukan selama tiga tahun ajaran, untuk kemudian sekolah dapat melanjutkan upaya transformasi secara mandiri.